SATELITNEWS.COM, SERANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, ditunjuk sebagai lokasi pertemuan 17 negara Eropa pada 15 Oktober 2025 mendatang. Adapun kegiatannya yaitu, sharing mengenai kegiatan yang ada di Markas PMI Banten.
“Jadi PMI Banten ditunjuk oleh PMI pusat untuk penyelenggaraan pertemuan, Red Cross 17 Negara Eropa dan dari pemerintahannya,” ujar Ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah, saat gelar apel pasukan di Kawasan Banten Lama, Rabu (17/9/2025).
Menurut Tatu, pertemuan ini tentunya akan menjadi model untuk belajar sehingga dapat dikembangkan oleh PMI Banten. Dalam kegiatan pertemuan tersebut akan dipandu langsung oleh PMI Pusat.
“Biasanya kegiatannya mulai dari sharing soal Markaz, karena kalau di PMI ini kekuatannya di markas dengan relawannya. Kegiatan pertemuannya nanti di Markas PMI Banten,” ujarnya.
Diakui Tatu, bahwa PMI Banten ini memang salah satu PMI terbaik se Indonesia. Sehingga menjadi lokasi yang tepat untuk sharing.
Tatu juga menyampaikan bahwa pada hari ini 17 September PMI Banten menginjak usia 80 tahun. Lahirnya PMI hanya berselang satu bulan dari sejak kemerdekaan Republik Indonesia. Ini menandakan bahwa negara sangat membutuhkan hadirnya organisasi kemanusiaan.
Baca Juga: PMI Banten Beri Penghargaan Terhadap Pendonor 50 Hingga 75 Kali
Dalam memperingati hari lahir PMI, Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten disebar di Kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang untuk melakukan bersih bersih. Selain itu PMI Banten juga menggelar apel pasukan.
“Jadi kebaikan sekecil apapun harus kita mulai dari sekarang. Seperti membantu tetangga, menyapa tetangga, hal kecil saja, dari situ akan keberlanjutan kebaikan itu, jadi kepada relawan kita coba mulai, seperti bersih bersih lingkungan,” ujarnya lagi.
Tatu menuturkan, relawan PMI se Provinsi Banten kurang lebih ada sebanyak 1. 920 orang. Mereka pun dibekali dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk turun ke lapangan.
“PMI kan organisasi internasional, PMI pusat juga kan memantau, setiap relawan harus dibekali keterampilan yang dibutuhkan, misalnya untuk penyediaan air bersih, dapur umum, lengkap,” tuturnya. (sidik)

















