SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang menyatakan sikap tegas terhadap aksi persekusi yang menimpa kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) ini mendesak aparat kepolisian, khususnya Kapolres Metro Tangerang Kota, untuk segera menindak tegas para pelaku dan menuntaskan kasus tersebut.
Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, menilai persekusi terhadap kader Banser bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga serangan terhadap nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa.
“Persekusi terhadap kader Banser adalah tindakan biadab yang mencederai nilai kemanusiaan dan merusak persatuan. Kami mendesak Kapolres agar bertindak cepat, usut tuntas, dan hukum semua pelaku tanpa pandang bulu,” tegas Midyani.
Midyani menegaskan, Banser selama ini berada di garda terdepan menjaga ulama, mengawal kegiatan keagamaan, dan merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, setiap bentuk intimidasi, kekerasan, atau persekusi terhadap anggotanya merupakan tindakan yang tidak bisa ditoleransi.
“Banser dibentuk untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bukan untuk memancing keributan. Jika ada pihak yang berani melakukan kekerasan terhadap kader kami, itu berarti menantang hukum dan merongrong nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
PC GP Ansor Kota Tangerang juga menegaskan tidak akan tinggal diam. Organisasi akan mengambil langkah advokasi hukum, berkoordinasi dengan aparat kepolisian, dan mengawal proses penyelidikan hingga para pelaku benar-benar diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Pria Marah-marah di Pasar Induk Tangerang, Ternyata Bawa 1.110 Pil Hexymer-Tramadol
“Kami percaya aparat kepolisian dapat bertindak profesional. Jika kasus ini dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk dan mengancam keamanan sosial. Banser tidak boleh diperlakukan semena-mena,” tambahnya.
Di sisi lain, Midyani menyerukan kepada seluruh kader Ansor dan Banser di Kota Tangerang untuk tetap solid, menjaga kondusivitas, dan tidak terpancing provokasi. Meski begitu, ia mengingatkan seluruh anggota agar tetap waspada dan siap membela marwah organisasi.
“GP Ansor Kota Tangerang akan mengawal kasus ini hingga seluruh pelaku dihukum seadil-adilnya. Hukum harus ditegakkan tanpa kompromi,” tegasnya menutup pernyataan. (mg01)
























