SATELITNEWS.COM, SERANG – Bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu), dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Kabupaten Serang di tahun 2025 ini, menurun drastis. Penurun tersebut, terjadi akibat adanya efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.
Kepala Bidang (Kabid) Permukiman Dinas Kawasan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang, Deni Hartono mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, bantuan rutilahu dari APBN pada tahun 2025 ini untuk Kabupaten Serang, hanya memperoleh 100 unit dengan nilai Rp20 juta per unit. Sedangkan pada tahun 2024 lalu, mencapai 1.000 unit.
“Informasi di pusat ada efisiensi, dan yang kedua kalau tahun kemarin di Komisi V ada wakil rakyat kita pak Zaman, kalau sekarang pak Zaman tidak di Komisi V, makanya di Lebak dan Pandeglang (Bantuan Rutilahu) lebih banyak dari kita, karena ada pak Fauzi di Komisi V,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Deni menuturkan, agar bantuan rutilahu tahun 2026 nanti bertambah, hari ini Kepala DPRKP Kabupaten Serang Okeu Oktaviana, Wakil Bupati Serang Najib Hamas dan tim tengah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat.
“Mudah mudahan tahun depan bertambah, selain rutilahu juga untuk penataan kawasan kumuh mudah mudahan di 2026 ada bantuan anggaran. Ini anjlok banget,” tuturnya.
Selain dari APBN, kata Deni, penanganan rutilahu juga pada tahun ini telah dianggarkan dari APBD sebanyak 200 unit dengan nilai Rp25 juta, Baznas Kabupaten Serang 98 unit, Pemerintah Provinsi Banten 27 unit, CSR PT Indah Kiat Pulp and Paper, Asahimas dan Kopsyah BMI.
Baca Juga: Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi
“Kita juga tahun ini dari APBD, ada bantuan rutilahu kebutuhan mendesak program terdampak bencana dan kemiskinan ekstrim sebanyak 60 unit. Untuk yang rusak berat dan rusak sedang,” tuturnya.
Deni juga menjelaskan, saat ini proses pembangunan atau rehab rutilahu tengah berlangsung. Proses pembangunan, dilakukan secara swadaya dengan pendampingan dari dinas.
Deni mengungkapkan, dari 8.196 unit rutilahu yang perlu diperbaiki atau membutuhkan bantuan, saat ini tersisa sebanyak 7.579 unit. (sidik)
























