Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Selamatkan Mental Anak dan Pendidik, Akademisi Minta Status Kepsek SMAN 1 Cimarga Dikembalikan

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Kamis, 16 Okt 2025 11:22 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Selamatkan Mental Anak dan Pendidik, Akademisi Minta Status Kepsek SMAN 1 Cimarga Dikembalikan
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Setelah dilakukan perdamaian antara siswa SMAN 1 Cimarga berinisial ILP, dengan Kepala Sekolah (Kepsek) Dini Fitria oleh Gubernur Banten Andra Soni, kondisi masyarakat masih terbelah.

Selain itu, mental siswa dan tenaga pendidik dalam hal ini Kepsek Dini Fitria mendapat pukulan keras. Karena keduanya menjadi bahan pembicaraan diberbagai media sosial (medsos), bahkan tidak sedIikit yang menyerukan pemboikotan terhadap lulusan SMN 1 Cimarga angkatan 2026 sampai 2028 karena melakukan aksi mogok sekolah berjamaah.

Dosen Fakuktas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Serang Raya (Unsera) Rizal Fauzi mengatakan, hal utama yang harus diselamatkan adalah mental antara peserta didik dalam hal ini ILP, dan Kepsek SMAN 1 Cimarga. Oleh karena, sekelumit persoalan beberapa hari lalu menyita banyak peehatian hampir seluruh rakyat Indonesia hingga akhirnya menimbulkan keterbelahan pembelaan.

“Kita tidak bisa mencegah itu (perpecahan masyarakat-red). Saat inu yang harus diselamatkan adalah mental kepala sekolah dan mental anak didiknya,” katanya, Kamis (16/10/2025).

Bapak satu anak ini menilai, dalam persoalan tersebut mental Kepsek SMAN 1 Cimarga Dini Fitria, mendaoat pukulan keras. Selain dilaporkan kepada pihak kepolisian, status dan jabatannya juga dinonaktifkan sementara. Hal itu, kata dia, tentunya berimbas terhadap mental karena menyangkut pribadinya langsung.

“Mental Kepsek, pasti tertekan dengan adanya pelaporan dari orangtua ke polisi ditambah tidak ada pembelaan dari atasanya, Dindikbud Banten dan Gubernur. Mental anak juga mesti diselamatkan, karena saat ini menjadi korban bullying digital yang dilakukan oleh netizen Se-Indonesia,” tambah lnya.

Baca Juga: Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rizal berpesan kepada Gubernur Banten Andra Soni, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten, agar bisa segera mengembalikan status Kepsek kepada yang bersangkutan dan mencabut penonaktifan sementara.

“Keputusan Gubernur Banten menonaktifkan Kepala SMAN 1 Cimarga, merupakan keputusan yang tidak bijak dan sangat tergesa-gesa. Kita tidak mentolerir kekerasannya, meskipun itu juga butuh pembuktian secara utuh, meskipun saat ini sudah ada perdamaian antara keduanya,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB

Rizal mengingatkan, persoalan tersebut harus bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak, khususnya kepala daerah selaku pemangku kebijakan. Artinya, Gubernur Banten harus bisa mengambil keputusan bijak dan tidak tergesa-gesa, agar tidak mendapat citra negatif dari masyarakat.

Bagi orang tua dan murid SMAN 1 Cimarga, persoalan itu harus bisa dijadikan pelajaran bahwa tidak semua hal bisa disampaikan melalui jalur hukum, meski ada undang-undang yang mengaturnya. Maksudnya, kata dia, orang tua harus mengetahui betul persoalan sebenarnya, jangan sampai rasa sayang mengilangkan kejernihan berfikir, dan membenarkan hal yang salah.

Sedangkan untuk Kepsek SMAN 1 Cimaega Dini Fitria, setiap tindakan yang dilakukan harus lebih mengedepankan tindakan humanis dan bisa mengontrol emosi. Tujuannya, agar setiap tindakan atau peringatan yang disampaikan kepada siswa yang melanggar tidak melampaui batas karena bisa dibenturkan dengan aturan hukum.

“Namun sebagai pimpinan daerah harus lebih bijak dalam membuat keputusan, memposisikan diri secara adil dan tidak mencederai marwah guru dalam posisi mendidik. Ketergesaan gubernur, alih-alih menyelesaikan masalah malah menyebabkan persoalan baru. Ini blunder, tidak hanya bagi siswa itu sendiri dan keluarganya,” pungkasnya.

Baca Juga: Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

“Kuat tidak secara mental menghadapi hujatan netizen se Indonesia. Dan ini dipikirkan tidak oleh gubernur. Keberpihakan gubernur, harusnya juga menyentuh sisi-sisi guru sebagai manusia yang sedang melaksanakan tugas mulia mendidik karakter anak didiknya,” sambungnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Banten Deden Apriandhi Hartawan memamstikan, pihaknya sudah mengembalikan status Kepsek SMAN 1 Cimarga yang sebelumnya dinonaktifkan sementara, telah kembali aktif. Hal itu dilakukan, seiring dengan telah dilakukannya perdamaian antara kedua belah pihak yang sempat berseteru.

“Kemarin kan dinonaktifkan sementara untuk memastikan persoalannya bisa cepat selesai dan tidak menjalar kemana-mana. Jadi statusnya sudah kembali lagi dan bisa kembali bertugas,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Banten bertindak cepat dalam mengatasi persoalan dugaan tindak kekerasan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN1 Cimarga Dini Fitria terhadap salah seorang siswa berinisial ILP.

Pemprov secara resmi menonaktifkan yang bersangkutan dari jabatannya sampai polemik dugaan tindakan tercela itu diselesaikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten. (adib)

Tags: Mental Siswa dan Pendidikpemprov bantenRizal Fauziunsera
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam
Headline

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB
Banten Region

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB
Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
Headline

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, Tiga Bandara Masih Ditutup

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, Tiga Bandara Masih Ditutup

Selasa, 8 Sep 2026 07:59 WIB
Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Selasa, 8 Sep 2026 08:24 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 8 September Hadir di 5 Lokasi, Cek Jadwalnya

Selasa, 8 Sep 2026 07:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.