SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bandara Soekarno-Hatta, tepat di depan Hotel Ibis Styles, Rabu (16/10/2025) sekitar pukul 10.50 WIB. Insiden tersebut melibatkan dua mobil, yakni Wuling silver bernomor polisi B 2289 JUO dan sedan BMW hitam B 212 PEG. Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas menuju Terminal 3 sempat macet hingga 5 kilometer.
Kecelakaan terjadi saat arus kendaraan menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta terpantau ramai lancar. Tiba-tiba, mobil Wuling yang melaju dari belakang menabrak sisi belakang kanan BMW hingga menyebabkan kerusakan parah pada kedua kendaraan.
Bagian depan Wuling ringsek berat, terutama di sisi kiri, sementara BMW mengalami kerusakan serius di bagian belakang kanan hingga pintu tengah bodi kendaraan.
Pemilik BMW, Marisa, menuturkan dirinya melaju pelan di jalur kiri karena hendak menuju Terminal 3.
“Mobil saya jalan pelan di kiri karena mau ke bandara. Saya sudah kasih lampu indikator dan double sign, tapi tiba-tiba mobil dari belakang kencang banget langsung nabrak. Bagian belakang mobil saya langsung hancur parah,” ujar Marisa dengan suara bergetar.
Ia menduga pengemudi Wuling dalam kondisi mengantuk atau kurang fokus saat berkendara. “Saya nggak tahu bapaknya ngantuk atau gimana. Tapi di jalur kiri seharusnya nggak ngebut. Ini kencang banget, soalnya mobilnya rusak parah juga,” lanjutnya.
Baca Juga: Ibu-ibu Tewas Tertabrak Mobil Losbak di Batuceper, Sopir Diamuk Massa
Menurut Marisa, mobilnya melaju sekitar 30–40 km/jam, sedangkan Wuling diduga melaju di atas 70 km/jam. “Setelah nabrak, mobil Wuling itu sampai kebanting ke kanan. Benturannya keras banget,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan besar karena mobil BMW yang ditabrak merupakan Seri 3.
“Bagian belakang sampai pintu tengah penyok, ban pecah, pelek rusak. Kerugiannya belum bisa dipastikan, nanti dihitung di bengkel,” ujarnya.
Petugas dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan Polsek Benda segera tiba di lokasi untuk mengatur lalu lintas serta mengevakuasi kendaraan yang rusak. Marisa mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memanggil mobil derek agar mobilnya segera dibawa ke bengkel.
“Saya minta bantuan polisi supaya dereknya cepat datang, karena kondisinya bikin macet. Nanti keluarga pengemudi Wuling juga akan ikut mendampingi,” katanya.
Marisa menegaskan, kecelakaan itu murni disebabkan kelalaian pengemudi Wuling. “Saya sudah di jalur kiri dan melaju pelan. Jadi jelas kesalahan ada di penabrak,” tegasnya.
Baca Juga: Terlibat Kecelakaan, Anggota DPRD Tangsel Fraksi PKB Meninggal Dunia
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas menuju Bandara Soekarno-Hatta sempat tersendat hingga lima kilometer. Petugas kemudian memindahkan kedua mobil ke bahu jalan sehingga arus kendaraan kembali lancar sekitar pukul 11.30 WIB.
Marisa mengaku masih syok akibat insiden tersebut. “Saya masih gemetaran, kaget banget karena ditabrak keras sekali. Kalau pelan, mobil nggak mungkin rusak separah itu,” tuturnya.
Saat kejadian, Marisa berada seorang diri di dalam mobil. Tidak ada penumpang lain maupun korban luka dalam kecelakaan itu. (mg01)
—
























