SATELITNEWS.COM, SERANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, tahun 2025 ini telah merencanakan 38 kunjungan kerja (Kunker). Paling jauh, tujuan kunker tersebut ke Makasar, Sulawesi Selatan.
Kepala Bidang (Kabid) Risalah dan Persidangan (Risdang) DPRD Kabupaten Serang, Ilham Perdana mengatakan, kunker ini dinilai sangat penting lantaran ada keterkaitan seperti dengan pembentukan Peraturan Daerah (Perda), harmonisasi tentang urusan pemerintah.
Kemudian ada yang terkait dengan pengawasan, dan subtansi penyelenggaraan pemerintahan, serta ada juga yang berkaitan dengan internal DPRD-nya seperti, tata tertib dan lain sebagainya.
“Paling jauh (Kunker), ke Makasar,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).
Kata Ilham, di tahun 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seran telah merencanakan 38 kunjungan kerja (Kunker). Ilham pun memastikan, dalam kegiatan kunker tersebut ada out put yang diperoleh.
“Kalau enggak ada out put, nanti ditanya BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan), karena bisa ada temuan. Outputnya itu, biasanya kalau terkait dengan Perda, dia mendapatkan rancangan Perda, terus naskah akademik dan seterusnya,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Dan DPRD Serang Kaji Bersama Pembentukan UPT Pengelola Puspemkab
Ilham menuturkan, kunker tersebut dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, tidak hanya dilakukan ke daerah-daerah yang dianggap berhasil, karena memang kunker ini tujuannya mencari informasi terkait subtansi apa yang akan digali.
Ilham memastikan, kegiatan kunker kali ini berbeda dengan sebelum sebelumnya, dimana kunker kali ini harus benar-benar bernilai dengan bukti dokumentasi foto geotag. Sedangkan waktunya, kalau yang dekat diperbolehkan tiga hari tapi dia lokus.
“Misalkan, ke DPRD Bekasi, maka lokus lainnya dinas atau apa,” ujarnya.
Disinggung terkait Transfer Keuangan Daerah (TKD), apakah akan berdampak terhadap kegiatan Kunker, Ilham memastikan, tidak ada dampak. Kegiatan kunker akan tetap berjalan, seperti biasa. (sidik)
























