SATELITNEWS.COM, LEBAK — Dua rumah permanen dan tiga unit kendaraan di Desa Tamansari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, hangus terbakar pada Selasa (4/11/2025) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran hebat itu melanda rumah milik Muhibin dan Yati sekitar pukul 02.30 WIB. Peristiwa tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Saat kejadian, kedua keluarga sedang tertidur lelap.
Beruntung, anak dari salah satu korban menyadari munculnya api dan segera membangunkan keluarganya, sehingga seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Akibat kebakaran tersebut, tidak hanya dua rumah yang ludes terbakar, tetapi juga seluruh barang berharga di dalamnya, termasuk tiga unit sepeda motor.
Kepala Desa Tamansari, Jaelani, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kebakaran yang menghanguskan dua rumah dan tiga unit kendaraan itu tidak menimbulkan korban jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta,” ujar Jaelani saat dihubungi SatelitNews melalui sambungan telepon.
Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan
Menurut Jaelani, kebakaran itu diduga kuat akibat korsleting listrik di antara dua rumah tersebut. Berdasarkan keterangan salah satu keluarga korban, api pertama kali muncul dari stopkontak yang meleleh dan menimbulkan percikan api.
“Berdasarkan cerita anak korban, api muncul dari stopkontak yang terbakar. Percikan dari sambungan itu yang kemudian memicu kobaran api,” jelasnya.
Ia menambahkan, warga dibantu memanfaatkan sumber air dari fasilitas MCK yang dibangun oleh Pemerintah Desa (Pemdes) untuk membantu proses pemadaman.
“Alhamdulillah anak korban berhasil membangunkan keluarganya yang sedang tertidur, sehingga semuanya selamat dari kebakaran,” tambahnya.
Sementara itu, relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Banjarsari, Sesi Yoanita, mengatakan pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan BPBD Lebak.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa dan BPBD Lebak. Untuk sementara para korban dievakuasi ke rumah saudaranya. Bantuan logistik juga sudah dikirimkan ke lokasi sebagai langkah penanganan pascabencana,” kata Sesi.
Baca Juga: Pabrik Tahu dan Gudang Dekorasi Terbakar di Pondok Aren, Kerugian Capai Rp2 Miliar
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan tempat memasak, karena kebanyakan kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik dan tungku masak,” tandasnya. (mulyana
























