SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Rapat Kerja II Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang pada Kamis (6/11/2025). Mengusung tema “Memperkokoh Sinergitas Ulama dan Umaro dalam Mewujudkan Tangerang Semakin Gemilang, Religius, Sejahtera dan Berdaya Saing,” acara ini menjadi momentum penguatan kerja sama antara ulama dan Pemerintah Daerah.
Raker yang digelar di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin (Ponpes Tarmub), Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus MUI Kabupaten Tangerang, pengurus MUI Kecamatan, serta tamu undangan dari intansi lainya.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid secara khusus memberikan apresiasi tinggi atas kiprah MUI Kabupaten Tangerang. Menurutnya, MUI telah menjadi mitra strategis yang bersinergi dalam membina umat dan menjaga kondusifitas wilayah.
“Alhamdulillah, hubungan emosional antara ulama dan umaro di Kabupaten Tangerang selama ini terjalin sangat baik. Saat terjadi berbagai dinamika di daerah lain, kita di Tangerang tetap kondusif karena peran besar MUI, para tokoh agama, serta dukungan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati menekankan, bahwa peran MUI tidak hanya terbatas pada aspek keagamaan, tetapi juga dalam dimensi sosial kemasyarakatan, termasuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila. Ia juga meminta MUI di tingkat kecamatan untuk terus aktif membina masyarakat, menjaga kerukunan antarumat beragama, dan mendukung program pembangunan daerah.
“MUI harus tetap menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah. Dalam menjalankan tugasnya, MUI harus berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, serta terus memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan antarumat,” lanjutnya.
“Mari kita jaga kebersamaan ini. Pemerintah daerah bersama ulama dan umat harus terus berjalan beriringan untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang, religius, sejahtera, dan berdaya saing,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum MUI Kabupaten Tangerang, H. Taufik Rahman, menjelaskan bahwa Rapat Kerja II ini adalah amanah dari PDPRT MUI yang mensyaratkan rapat kerja sekurang-kurangnya sekali dalam satu periode.
“Posisi kami ini adalah sebagai mitra pemerintah dan pelayan masyarakat. Karena itu sinergitas kami dengan Pemerintah Kabupaten menjadi satu hal yang tidak bisa terpisahkan,” kata Taufik Rahman.
Raker ini bertujuan untuk menjaring sumbangsih pemikiran dari peserta demi membangun Kabupaten yang semakin gemilang, religius, cerdas, sejahtera, dan berdaya saing. Ia menambahkan bahwa MUI berkomitmen tinggi untuk mendukung program Pemerintah Daerah.
“Pada prinsipnya kami sangat men-support apa yang diprogramkan oleh pemerintah,” tegasnya. Ia mencontohkan, program pemerintah seperti kampanye ketahanan pangan dan penanganan stunting selalu direspons positif, bahkan dilakukan dengan versi kegiatan dari MUI sendiri.
Menurutnya, kegiatan Raker II MUI ini mencatat kehadiran yang tinggi, yaitu 198 peserta. Dengan rincian 90% pengurus dari 29 kecamatan hadir, dan 80% pengurus MUI Kabupaten, termasuk Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, dan Komisi-Komisi, juga turut berpartisipasi.
“Semoga kegiatan ini ke depan menjadi motivasi bagi kami para pengurus yang selalu memberikan ruang, saran, dan kritiknya dari peserta demi perbaikan organisasi dan pada akhirnya adalah perbaikan kepada tatanan masyarakat Kabupaten Tangerang,” tutupnya. (aditya)