Sabtu, 4 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Di Balik Senyum Guru, Ada Luka yang Kita Biarkan

Oleh: Yana Karyana*

Oleh Deddy Maqsudi
Jumat, 21 Nov 2025 14:02 WIB
Rubrik Headline, Kolom
Di Balik Senyum Guru, Ada Luka yang Kita Biarkan

HARI GURU: Yana Karyana, Pemerhati Pendidikan/Wakil Ketua PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Banten. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SETIAP 25 November, kita kembali merayakan Hari Guru dengan rangkaian bunga, seremoni, pidato apresiasi, dan unggahan penuh syukur di media sosial. Namun di balik kemeriahan itu, ada satu pertanyaan yang seharusnya diajukan: Apakah peringatan ini sungguh menjadi momentum perubahan, atau sekadar ritual tahunan yang mengulang formalitas tanpa menyentuh persoalan pokok? Sebab setelah panggung perayaan ditutup, guru kembali berhadapan dengan realitas yang jauh dari ideal.

Di ruang publik mereka dipuji, di ruang kebijakan mereka sering tidak diperjuangkan. Di atas mimbar mereka disanjung sebagai pahlawan, tetapi ketika diperlakukan tidak adil, mereka berjalan sendiri. Hari Guru seharusnya menjadi cermin bagi bangsa untuk menilai kembali bagaimana kita memperlakukan para pendidik.

Guru tidak hanya mengajar, tetapi menahan ledakan persoalan yang datang dari berbagai arah: perilaku siswa yang kian kompleks, ekspektasi orang tua yang kerap berlebihan, kurikulum yang senantiasa bergerak, hingga penghakiman cepat media sosial. Mereka diharapkan sempurna dalam setiap tindakan, namun kewenangan mereka kian dikikis. Mereka diminta tegas, tetapi dilaporkan ketika disiplin ditegakkan. Keluhuran tugas ini berubah menjadi beban psikologis yang tak setara dengan perlindungan yang mereka terima.

Mereka Menyuluh Masa Depan, Tapi Masa Depannya Sendiri Suram

Di tengah peran yang begitu besar, kesejahteraan guru terutama guru honorer, masih jauh dari layak. Lebih dari 428.640 guru honorer hingga kini hidup tanpa kepastian status. Mereka mengajar penuh, tetapi digaji Rp 500 ribu-Rp 1 juta per bulan, jumlah yang tak sebanding dengan tugas yang memikul masa depan bangsa. Insentif Rp 2,1 juta yang dibagikan kepada 341.248 guru honorer pada 2025 hanya menyentuh permukaan masalah. Mereka adalah tiang pendidikan paling teguh, tetapi justru yang paling sering dibiarkan rapuh.

Hari ini, tindakan mendisiplinkan siswa bagian dari tugas pedagogis, bisa berubah menjadi perkara pidana. Dari Lebak hingga Banyuwangi, dari Konawe Selatan hingga Bengkulu, guru-guru dilaporkan, diserang, bahkan dikriminalisasi karena menjalankan fungsi mendidik. Pada 2024 tercatat 573 kasus kekerasan di sekolah, dan 10,2% korbannya adalah guru. Lebih dari 150 kasus kriminalisasi terjadi dalam lima tahun terakhir. Ketika guru takut bertindak, pendidikan kehilangan arah. Ketika wibawa pendidik runtuh, ruang kelas kehilangan otoritas moralnya.mereka yang memikul beban terberat dari sistem pendidikan.

Baca Juga: Tanpa Pesantren, Tak Akan Ada Hari Pahlawan

Hari Guru harus menjadi titik balik, bukan rutinitas yang mengaburkan masalah. Ia harus menjadi momen bagi bangsa untuk menatap langsung krisis yang membelit guru: krisis kesejahteraan, krisis kewenangan, dan krisis perlindungan.

Bangsa ini tidak akan pernah melampaui kualitas gurunya. Dan kualitas guru tidak akan pernah melampaui cara negara memperlakukan mereka. Jika guru terus hidup dalam ketidakpastian, bekerja dalam tekanan, dan mendidik dalam ketakutan, maka yang terluka bukan hanya mereka, tetapi masa depan bangsa.

BeritaTerbaru

Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Jul 2026 10:17 WIB
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, Diduga Dipicu Cuaca Panas Ekstrem

TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar, Diduga Dipicu Cuaca Panas Ekstrem

Selasa, 30 Jun 2026 20:37 WIB
Perbaikan Permanen Jalan Iskandar Muda Neglasari Dijanjikan Medio Juli 2026, Asal...

Perbaikan Permanen Jalan Iskandar Muda Neglasari Dijanjikan Medio Juli 2026, Asal…

Selasa, 30 Jun 2026 17:32 WIB
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB

Guru tidak membutuhkan tepuk tangan yang hanya terdengar pada 25 November. Mereka membutuhkan keberpihakan. Mereka membutuhkan perlindungan. Mereka membutuhkan kepastian hidup. Martabat guru adalah martabat Indonesia. Dan masa depan Indonesia hanya akan setinggi penghormatan yang diberikan bangsanya kepada para gurunya.

Selamat Hari Guru, Guru Sejahtera dan Bermartabat. (*)

*(Pemerhati Pendidikan/Wakil Ketua PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Banten)

Tags: hari gurupgriYana Karyana
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

DIMUSNAHKAN : Berbagai jenis narkotika hasil tindak kejahatan dimusnahkan. Secara keseluruhan, narkoba tersebut ditaksir mencapai Rp90,5 Miliar. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Musnahkan Berbagai Jenis Narkotika Senilai Rp90,5 Miliar

Selasa, 30 Jun 2026 14:16 WIB
Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) dan Peneliti Senior Citra Institute, Agisthia Lestari. (ISTIMEWA)
Banten Region

Putusan MK dan Harapan Baru Perempuan, Dunia Politik Indonesia Lebih Berwarna

Selasa, 30 Jun 2026 11:11 WIB
Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran 27 Ribu Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Dibekuk
Headline

Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran 27 Ribu Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Dibekuk

Senin, 29 Jun 2026 23:01 WIB
Kejari Kabupaten Tangerang Geledah PKBM di Kosambi, Usut Dugaan Korupsi
Headline

Kejari Kabupaten Tangerang Geledah PKBM di Kosambi, Usut Dugaan Korupsi

Senin, 29 Jun 2026 22:53 WIB
“Pemda Diam”, Jalan Kemuliaan Cipondoh Akhirnya Dibuka Kelompok Ormas
Headline

“Pemda Diam”, Jalan Kemuliaan Cipondoh Akhirnya Dibuka Kelompok Ormas

Senin, 29 Jun 2026 18:27 WIB
Diduga Tabrak Mobil Bak Terbuka, Pemotor Tewas di Ciputat
Headline

Diduga Tabrak Mobil Bak Terbuka, Pemotor Tewas di Ciputat

Senin, 29 Jun 2026 16:27 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ingatkan Target Juara Porprov VII Banten, Bupati Tangerang Bakar Semangat Atlet

Ingatkan Target Juara Porprov VII Banten, Bupati Tangerang Bakar Semangat Atlet

Rabu, 1 Jul 2026 16:07 WIB
Pria Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu Tangsel

Pria Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu Tangsel

Jumat, 3 Jul 2026 07:24 WIB
SANTUNAN - Pemkab Serang santuni sebanyak 1.500 anak yatim dan dhuafa, Senin (29/6/2026). (ISTIMEWA)

Santuni 1.500 Anak Yatim dan Dhuafa, Pemkab Dan Baznas Serang Gelontorkan Rp675 Juta

Senin, 29 Jun 2026 17:27 WIB
Gagal Nyalip Truk di Jalan Sudirman Tangerang, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Gagal Nyalip Truk di Jalan Sudirman Tangerang, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Senin, 29 Jun 2026 14:50 WIB
Pria di Tangsel Panjat Tower 30 Meter, Turun Setelah Dibujuk Anak Balitanya

Pria di Tangsel Panjat Tower 30 Meter, Turun Setelah Dibujuk Anak Balitanya

Rabu, 1 Jul 2026 20:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.