SATELITNEWS.COM, SERANG – MR (21) warga Desa Peniangan, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Utara, Diringkus Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Cikande Polres Serang. Karena diduga kuat, sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolsek Cikande AKP Tatang mengatakan, terduga pelaku ditangkap di Perumahan MGK, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat, serta hasil penyelidikan di lapangan.
Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal yang dipimpin Ipda Ibnu Arif, bergerak cepat dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
“Pada Jumat malam, Tim Opsnal memperoleh informasi, ada aktivitas mencurigakan seseorang yang diduga kuat merupakan pelaku curanmor di perumahan MGK. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” ujar Tatang, Minggu (30/11/2025).
Setelah diamankan, petugas melakukan interogasi awal terhadap MR. Dalam pemeriksaan tersebut, pelaku mengakui telah melakukan aksi curanmor di sejumlah lokasi diantaranya, berada di wilayah hukum Polda Banten.
“Pelaku mengakui, telah melakukan pencurian dengan pemberatan di berbagai tempat, termasuk wilayah Tigaraksa, Cikupa, Serpong Tangerang Selatan, Tangerang Kota, Jakarta Barat, hingga Tanjung Duren,” ungkap Kapolsek.
Usai pengakuan tersebut, tim opsnal segera melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti, yang diduga digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.
Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit Honda Beat dan Honda Beat Street yang digunakan sebagai sarana. Selain itu, polisi juga menyita satu kunci leter T, alat pembuka magnet kunci pengaman motor, serta lima buah mata kunci.
“Barang bukti yang kami temukan, memperkuat dugaan pelaku terlibat dalam jaringan curanmor lintas daerah. Kami mengamankan motor hasil curian, dan sejumlah alat yang digunakan untuk melakukan aksinya,” pungkasnya.
Setelah semua proses di lokasi selesai, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Cikande, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Penyelidikan terus dilakukan Tim Opsnal, guna mendalami keterlibatan pelaku dalam jaringan curanmor lainnya.
“Saat ini proses penyelidikan masih dilakukan, untuk pengungkapan jaringan lebih luas,” pungkasnya. (sidik)