SATELITNEWS.COM, SERANG – Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjenpol) Hengky, meminta kepada personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten, agar terus melakukan pengawasan perairan secara intensif.
Tindakan itu penting untuk dilakukan, selain sebagai upaya mencegah terjadinya tindakan melanggar hukum disemua wilayah perairan Provinsi Banten, juga agar memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat.
Pesan itu disampaikan Kapolda Banten Irjenpol Hengky, di acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Korps Polairud, Senin (1/12/2025).
Kapolda Hengky mengatakan, Polairud Polda Banten memiliki tugas berat, karena harus melakukan penjagaan disepanjang pantai di Provinsi Banten dan Selat Sunda. Oleh karena itu, pengawasan keamanan harus lebih diintensifkan guna mencegah tindakan pelanggaran hukum terjadi.
Selain itu, personel Ditpolairud Polda Banten juga harus bisa meningkatkan kemampuan dan kapasitas, karena berkaitan dengan peralatan pengawasan di lapangan. Apabila kemampuan personel masih rendah, pengawasan keamanan akan mengalami kendala.
“Kepada seluruh personel Polairud di wilayah Banten, terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kemampuan dalam mengoperasikan peralatan modern, agar keamanan wilayah bisa terjaga,” tambahnya.
Baca Juga: Ziarah Ke Makam Pahlawan, Kapolda Banten: Berikan Pengabdian Terbaik
Kapolda menyarankan kepada semua personel, agar bisa bekerja dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Oleh karena itu, semua personel harus bisa mengedepankan rasa humanis dalam bertugas.
“Jaga integritas, pegang teguh prosedur, dan hadirkan Polairud yang humanis. Keberadaan saudara-saudara di lapangan, harus menjadi sumber rasa aman dan kebahagiaan bagi masyarakat,” tandasnya.
Kapolda menerangkan, Polairud tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penolong masyarakat, khususnya nelayan dan komunitas pesisir. Dengan demikian, rasa humanis harus bisa dikedepankan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat pesisir Banten.
“Polairud menjadi garda terdepan menjaga keamanan maritim, tidak hanya menegakkan hukum tetapi juga membantu masyarakat pesisir, menjadi sumber informasi, dan mitra pengawasan terhadap ancaman seperti penangkapan ikan ilegal, perdagangan gelap, dan eksploitasi laut,” tuturnya.
Kapolda menyampaikan, secara nasional Korpolairud Baharkam Polri telah menangani berbagai kasus pelanggaran hukum, yaitu 118 kegiatan patroli perairan di Selat Malaka hingga wilayah perbatasan laut, pengungkapan 326 kasus tindak pidana perairan.
“Serta penyelamatan potensi kerugian negara hingga Rp 37 Miliar, sepanjang Januari hingga November 2025. Sementara di sektor udara, berbagai operasi Kepolisian, kemanusiaan, hingga penerbangan VVIP,” pungkasnya.
Baca Juga: Kapolda Banten Ajak Pemangku Kepentingan Bersinergi Cegah dan Atasi Karhutla
Direktur Polairud Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Yunus Hadith Pranoto, memastikan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap berbagai kegiatan atau aktivitas di Laut.
Tindakan itu sengaja dilakukan, guna mencegah adanya tindakan melanggar hukum dan mengancam keselamatan.
“Pengawasan dan patroli selalu kita lakukan. Begitupun ketika ada informasi kejadian, kita segera bertindak dan datang ke lokasi kejadian, untuk melakukan penanganan. Kita pasti akan terus menjaga, agar wilayah perairan di Banten bebas dari tindak kriminalitas,” imbuhnya.(adib)
























