SATELITNEWS.COM, TANGERANG— Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melepas bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumaterq. Acara berlangsung di halaman Alfamart Jalam MH. Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang, Jumat (12/12/2025).
Bantuan yang dihimpun oleh Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) akan diberangkatkan menggunakan 19 truk logistik, berisi kebutuhan pokok, perlengkapan harian, serta bantuan untuk ibu dan anak.
Di hadapan para pengurus Aprindo dan tamu undangan, AHY mengapresiasi kontribusi sektor ritel dalam gerakan kemanusiaan ini. Ia membuka sambutan dengan memberikan penghormatan kepada Ketua Umum Aprindo, Solihin.
“Di atas segalanya adalah kemanusiaan. Kita tidak pernah melihat identitas atau latar belakang ketika saudara-saudara kita mengalami bencana. Hati kita harus tergerak untuk membantu,” ujar AHY.
Ia menyoroti perjalanan bos Alfa Joko Susanto yang memulai usaha dari toko kelontong kecil hingga kini memimpin jaringan ritel raksasa dengan lebih dari 90.000 gerai, membuka 200.000 lapangan pekerjaan, yang berarti menghidupi setidaknya satu juta orang.
Menurut AHY, keberhasilan tersebut tidak hanya soal ekonomi, melainkan juga tentang kepedulian.
Baca Juga: Aprindo Perkuat Konsumsi Domestik lewat Friday Mubarak 2026
AHY juga menegaskan bahwa bantuan hari ini merupakan wujud kesetiakawanan sosial nasional, terutama ketika masyarakat Sumatera masih berjibaku memulihkan diri dari bencana besar.
“Bantuan ini adalah wujud kepedulian kita, wujud dari kesetiakawanan sosial kita, bahwa kita ini satu bangsa, satu tumpah darah, satu saudara,” ungkapnya.
Pemerintah, lanjut AHY, terus memastikan penanganan infrastruktur di daerah terdampak berjalan cepat dan tepat. Jembatan putus, jalan rusak berat, hingga rumah hanyut telah dipetakan dan mulai masuk tahap penghitungan untuk rehabilitasi serta rekonstruksi.
Kepada awak media, AHY menjelaskan perkembangan penanganan infrastruktur dasar di tiga provinsi. Pemerintah, kata dia, bergerak cepat bersama Kementerian PUPR, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta BNPB untuk memulihkan konektivitas.
“Infrastruktur penting. Untuk mendorong logistik butuh jalan yang terhubung. Pekerjaan-perkerjaan permanen membutuhkan anggaran besar dan perencanaan yang kita kawal bersama,” ujarnya.
Selain tugas pemerintah, kolaborasi dunia usaha disebut menjadi elemen penting dalam meringankan beban masyarakat.
Baca Juga: Aprindo Dorong UMKM Berkelanjutan, Ghawean Dewe Gaungkan Batik Zero Waste
Ketua Aprindo, Solihin, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan gerakan solidaritas yang melibatkan Aprindo beserta seluruh anggotanya. “Musibah ini bukan hanya musibah bagi satu daerah, tetapi keprihatinan kita bersama,” kata Solihin. (mg01)
























