SATELITNEWS.COM, SERANG – Ekspor barang dari perusahaan industri di Kabupaten Serang, hingga November tahun 2025 mengalami kenaikan, hingga mencapai 8 persen dengan nilai total ekspor mencapai 555 juta USD atau naik dari sebelumnya pada tahun 2024 sebesar 515 USD.
Ekspor tersebut, berasal dari 167 perusahaan industri di wilayah Kabupaten Serang dengan negara tujuan paling banyak Cina dan Hongkong.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Titi Purwitasari mengatakan, pada bulan September – Oktober 2025 kegiatan ekspor dari perusahaan perusahaan yang ada di Kabupaten Serang memang sempat mengalami penurunan, hingga mencapai 65 persen, dimana hal tersebut disebabkan oleh kasus radioaktif Cesium 137 di kawasan industri Cikande.
Namun pada November sejumlah negara tujuan ekspor dapat menerima kembali jeran ekspor dari Kabupaten Serang. Sehingga kegiatan ekspor kembali berjalan seperti biasa.
“Jadi isunya sudah membaik, penerima ekspor sudah mempercayakan barang itu (asal Kabupaten Serang,red) diterima di negara mereka,” ujar Titi, Rabu (17/12/2025).
Titi menuturkan, berdasarkan data yang diterimanya dari jumlah perusahaan di Kabupaten Serang sebanyak 557 perusahaan, pada tahun 2025 ini ada sebanyak 167 perusahaan yang telah melakukan kegiatan ekspor dengan total nilai hingga November mencapai 555 juta USD.
Baca Juga: Ekspor Barang Dari Kabupaten Serang Tembus 55 Juta Dolar
Sedangkan tahun 2024 hanya mencapai 515 Juta USD. Menurut Titi, jika dibanding dengan tahun lalu nilai ekspor pada tahun 2025 tersebut mengalami peningkatan hingga mencapai 8 persen.
“Produk yang diekspor bervariasi, ada yang keramik, ada juga besi, biji timah dan ada juga produk mobil serta karoseri. Negara tujuannya Cina dan Hongkong,” tuturnya.
Titi mengungkapkan, agar nilai ekspor tersebut terus melejit pihaknya terus memberikan pelayanan terbaik kepada perusahaan perusahaan yang akan melakukan kegiatan ekspor.
“Pelayanan kami itu over time, kami tetap melayani meskipun di hari libur, sekarang kan proses SKA (Surat Keterangan Asal) dan penginputan izin ekspor sudah online,” pungkasnya. (sidik)
























