SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kemenangan 3-0 atas Persik Kediri dalam pekan ke-15 Super League 2025/26 di Indomilk Arena, Minggu (21/12/2025) lalu merupakan kemenangan yang krusial.
Dengan kemenangan itu berarti Pendekar Cisadane mengakhiri tren negatif, setelah lima laga tanpa raihan tiga poin.
Kini, Persita bersiap menghadapi laga selanjutnya saat bertandang ke Stadion Kanjuruhan menghadapi Arema FC, Selasa (30/12/2025).
“Laga yang sulit, di babak pertama mereka menempatkan kita dalam keadaan yang sulit. Igor Rodrigues melakukan satu penyelamatan penting,” ujar Pelatih Persita Carlos Pena usai laga melawan Persik.
“Tapi di babak kedua kami memulainya lebih baik dari mereka (Persik Kediri), kami berhasil mencetak gol pertama.”
Setelah tanpa gol di babak pertama, permainan Persita lebih agresif di babak kedua. Dan Pendekar akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-66 melalui sundulan Hokky, setelah memanfaatkan assist Rayco Rodriguez.
“Dan setelah gol pertama kita mengontrol pertandingan dengan baik, kami memiliki akurasi untuk mencetak dua gol lagi,” lanjutnya.
“Sangat senang dengan kemenangan ini karena ini menjadi kemenangan penting bagi kita.”
Dua gol Hokky di pertandingan ini adalah gol ketiga untuknya pada musim ini, setelah gol pertamanya tercipta saat membawa timnya menaklukkan Persijap Jepara dengan skor 2-1. Ia pun merasa senang dengan torehannya dalam laga ini.
“Pertandingan ini berjalan dengan sulit, seperti yang dikatakan oleh Coach Pena, pertandingan ini sangat sulit dari pertama hingga akhir,” ujar Hokky Caraka.
“Namun kita bisa bermain sebagai tim, mengandalkan permainan tim. Dan kita bisa unggul dari Persik Kediri.”
Kemenangan ini mengakhiri tren negatif Pendekar, setelah lima laga tanpa raihan tiga poin, dengan kini Persita masuk ke lima besar klasemen dengan 22 poin. Pada laga berikutnya, Persita akan bermain tandang Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Selasa (30/12/2025).
Sementara itu, satu wajah baru menghiasi susunan pemain Persita kala menjamu Persik Kediri di lanjutan pekan ke-15 BRI Super League 2025/26, yakni gelandang muda Zulfan Djiaulhaq.
Berduet dengan Javlon Guseynov di lini tengah, Zulfan tampil selama 74 menit untuk menjalani debut profesional dalam kemenangan 3-0 atas Persik di Indomilk Aren.
Pemain asal Parung, Bogor ini merasa senang bisa mendapat kepercayaan dari pelatih Carlos Pena untuk tampil sejak menit pertama. “Alhamdulillah saya diberi kepercayaan pelatih untuk menjalani debut pada laga ini. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik di laga-laga selanjutnya,” ungkap Zulfan.
“Kami menjalani instruksi yang diberikan oleh Coach Pena. Tidak ada pesan khusus, yang pasti saya harus terus bekerja keras di laga itu.”
Zulfan merupakan produk asli dari tim junior Persita, dimana ia selalu tampil di skuat U-16,18 dan 20. Pada musim lalu ia menjadi bagian dari tim Persita U-20 saat meraih gelar juara EPA Liga 1 2024/25.
Coach Pena pun mengapresiasi kinerja para pelatih di tim muda Persita yang terus mempersiapkan pemain-pemain muda dalam mendukung kebutuhan di tim utama.
“Kabar baik untuk Persita, selamat untuk semua pelatih yang telah berlatih bekerja bersamanya (Zulfan). Selamat untuk pelatih tim U-20, karena hari ini dia menunjukkan sudah siap membantu tim.,” ujar Pena.
“Karena kita memiliki sedikit masalah dengan pemain di posisi itu, Pablo Ganet tidak bersama kita hari ini, juga dengan Bae Sin Yeong memiliki sedikit masalah cedera pada minggu ini.”
“Kami kekurangan pemain dalam posisi itu, dan dia (Zulfan) bermain bagus. Ia memiliki mentalitas yang bagus dan semua pemain mendukungnya, dan ini baru permulaan baginya. Sekarang dia harus menunjukkan kemampuannya setiap hari dan bertarung untuk mendapatkan menit bermain lagi.” (dm)