SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kasus tewasnya wanita berinisial ELN (38) yang tenggelam di Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (5/1/2026) mulai menemukan titik terang. Diduga, korban sengaja melompat setelah sang kekasih ingin menyudahi hubungan yang baru berjalan dua bulan.
“Hasil pemeriksaan, keterangan saksi dia itu pacaran kurang lebih dua bulan, karena ada ketidakcocokan saksi ini pingin putus dengan korban, tapi korban tidak mau untuk diputusin,” ujar Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Joko Apriyanto saat dikonfirmasi.
Joko menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan kekasih ELN yakni NY (23), keduanya sempat bertemu di kawasan Ciater lalu berpindah ke arah tandon. Di situ, N kembali mengutarakan bahwa hubungan keduanya sudah tidak lagi dilanjutkan.
“Diajaklah ngobrol sama korban diajak jalan, tadinya ketemuan di bengkelnya daerah Ciater. Akhirnya mau diajak ngobrol bawa motor masing-masing, korban jalan ikutin saksi, ngga taunya ke arah Tandon. Di sana ngobrol setelah itu dia tetap bilang sudah tidak cocok ingin udahan,” jelasnya.
Setelah itu, lanjut Joko, korban pergi meninggalkan N.
N mencoba untuk mengejar namun ELN sudah tercebur ke bawah tandon. Tanpa pikir panjang, N pun melompat untuk menolong ELN.
Baca Juga: Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung
“Tau tau korban ninggalin saksi lari. Setelah diikuti saksi, korban tau-tau sudah lompat ke tandon minta tolong. Saksi lompat ke bawah upaya untuk ditarik ternyata tidak tertarik. Terlepas. Saksi langsung naik ke atas cari bantuan, setelah datang si korban sudah tenggelam,” ucapnya.
“Kemudian dicarilah kita minta bantuan BPBD untuk bantuan evakuasi. Diduga meninggalnya karena tenggelam, dan tidak bisa berenang,” sambungnya.
Berdasarkan keterangan Joko, NY masih berstatus bujang, sedangkan ELM merupakan ibu rumah tangga.
“Korban ini ibu rumah tangga sudah berkeluarga,” pungkasnya. (eko)
























