Selasa, 12 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Kompolnas Terima 2.830 Aduan Soal Polisi, Satserse Terbanyak Diadukan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 6 Jan 2026 07:41 WIB
Rubrik Nasional
Kompolnas Terima 2.830 Aduan Soal Polisi, Satserse Terbanyak Diadukan

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam (kiri) dan Anggota Kompolnas Gufron menyampaikan capaian kinerja tahun 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026). ( RIZKI SYAHPUTRA / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menerima 2.830 surat masuk dari masyarakat. Sebanyak 1.291 surat diproses sebagai aduan resmi terkait kinerja Polri. Skala pengaduan ini menunjukkan bahwa persoalan pelayanan dan penegakan hukum kepolisian masih menjadi perhatian serius publik.

Anggota Kompolnas Yusuf Warsim mengatakan, dari seluruh aduan yang diterima, sekitar 90 persen berkaitan dengan kinerja penyelidikan dan penyidikan.

“Dari 1.291 aduan, 90 persen yang dikeluhkan masyarakat yaitu terkait dengan kinerja penyelidikan dan penyidikan. Itu yang masih dominan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (5/1).

Jika dirinci berdasarkan satuan kerja, Satuan Reserse menjadi unit yang paling banyak diadukan, yakni 1.196 aduan. Pengaduan terhadap Divisi Propam tercatat sebanyak 81 aduan, disusul Satuan Lalu Lintas sebanyak 12 aduan. Sementara Biro Dokkes, SDM, dan Brimob masing-masing menerima satu aduan.

Dari sisi substansi, mayoritas keluhan menyangkut pelayanan buruk, dengan 953 aduan. Berikutnya adalah dugaan penyalahgunaan wewenang sebanyak 302 aduan, diskriminasi 32 aduan, serta pemberian diskresi yang keliru sebanyak tiga aduan.

“Jenis keluhan dugaan pelayanan buruk masih dominan, baru di bawahnya dugaan penyalahgunaan kewenangan,” kata Yusuf.

BeritaTerbaru

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB

Tingginya aduan tersebut juga tercermin dari sebaran wilayah. Pola ini menunjukkan bahwa keluhan publik tidak bersifat sporadis, melainkan berulang dan terdistribusi di sejumlah wilayah strategis.

Kompolnas mencatat Polda Metro Jaya sebagai satuan wilayah dengan aduan terbanyak, yakni 237 aduan, disusul Polda Sumatera Utara sebanyak 179 aduan, Polda Jawa Timur 161 aduan, Polda Jawa Barat 97 aduan, serta Mabes Polri 86 aduan.

Dalam konteks itulah, Kompolnas sepanjang 2025 juga mengawal sejumlah kasus menonjol yang penanganannya menyita perhatian publik. Salah satunya adalah kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri Arya Daru yang ditangani Polda Metro Jaya. “Masih kita ikuti terus apa yang diinginkan dari pihak keluarga besarnya. Bagaimana selanjutnya ini juga dikawal,” ujar Yusuf.

Di tengah kondisi tersebut, Kompolnas menyampaikan rekomendasi kebijakan kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bagian dari evaluasi kinerja Polri. Sekretaris Kompolnas Arief Wicaksono mengatakan rekomendasi itu disusun melalui pengkajian dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat, evaluasi kinerja Polri, serta hasil pengawasan Kompolnas terhadap berbagai isu strategis.

Rekomendasi pertama menekankan penguatan profesionalisme Polri, termasuk aspek kesetaraan gender serta perlindungan perempuan dan anak. Rekomendasi kedua menyasar perlindungan kelompok rentan dan kesehatan mental personel Polri. Rekomendasi ketiga menyoroti pentingnya penguatan paradigma pelayanan Polri dalam menjaga demokrasi.

Selain kepada Presiden, Kompolnas juga menyampaikan rekomendasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, khususnya terkait perbaikan mekanisme penggunaan kekuatan, termasuk penggunaan senjata api, serta penanganan pelanggaran anggota Polri yang menjadi perhatian publik.

“Rekomendasi Kompolnas menegaskan komitmen kuat dalam mendorong terwujudnya Polri yang profesional, akuntabel, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Arief.

Namun, Kompolnas menilai bahwa rekomendasi semata tidak cukup jika tidak disertai dengan penguatan posisi kelembagaan pengawas eksternal. Memasuki 2026, penguatan independensi Kompolnas menjadi agenda utama.

Anggota Kompolnas Mochammad Choirul Anam menyebut pemindahan kantor Kompolnas dari kompleks STIK-PTIK Polri ke kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, sebagai salah satu langkah simbolik dan struktural. “Kalau Kompolnas mau independen, gimana kantornya di kompleks kepolisian?” ujarnya.

Kompolnas juga berpandangan bahwa Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2011 tentang Kompolnas tidak lagi memadai. Karena itu, disiapkan Perpres baru yang mencakup penyesuaian nomenklatur kementerian koordinator, perluasan makna pengawasan agar tidak menyerupai fungsi penyidikan, penambahan tenaga ahli, penyesuaian masa dinas anggota, serta penguatan kesekretariatan.

Penyusunan Perpres tersebut ditargetkan rampung pada Februari–Maret 2026. “Kalau Kompolnas-nya tidak diperkuat, baik dari sisi kewenangan maupun dukungan organisasi, maka pengawasan akan sulit dilakukan,” kata Anam. (rmg/xan)

Tags: aduankompolnasPolisipolrisatserse
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris
Bisnis

RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris

Selasa, 28 Apr 2026 18:16 WIB
Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi, Janji Investigasi dan Bangun Flyover
Nasional

Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi, Janji Investigasi dan Bangun Flyover

Selasa, 28 Apr 2026 16:10 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

KECELAKAAN LALU LINTAS - Peristiwa laka lantas maut, kembali terjadi di Jalan Raya Labuan - Panimbang, tepatnya di Kampung Sinar Mulya, RT 002 RW 003, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (9/5/2026) sekira pukul 15.30 WIB. (ISTIMEWA)

Laka Lantas Maut di Jalan Raya Labuan-Panimbang Pandeglang, Ibu dan Anak Tewas Di TKP

Minggu, 10 Mei 2026 14:11 WIB
Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Kasus Anak Tewas Tersetrum JPU Tangsel Terang

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Kasus Anak Tewas Tersetrum PJU Tangsel Terang

Minggu, 10 Mei 2026 16:27 WIB
IMG_20260508_152402

Pegawai Kecamatan Batuceper Gelar Kerja Bakti Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 8 Mei 2026 15:26 WIB
Soal Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang

DPRD Dorong Optimalisasi Pasar Tradisional untuk Tingkatkan PAD Kota Tangerang

Rabu, 6 Mei 2026 08:43 WIB
Adde Rosi Dorong Korban Rudapaksa Berani Bicara

Adde Rosi Dorong Korban Rudapaksa Berani Bicara

Selasa, 5 Mei 2026 19:46 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.