SATELITNEWS.COM, SERANG – Walikota Serang Budi Rustandi mengancam perusahaan provider yang tidak mengindahkan imbauan untuk menertibkan kabel yang semrawut di sepanjang jalur pedestrian Royal Baroe akan dilakukan pemotongan sepihak.
Penegasan itu dilakukan karena saat ini Pemkot Serang tengah melakukan penataan kawasan Royal Baroe menjadi ikon wisata baru di Kota Serang, termasuk kawasan Ponorogo sampai alun-alun Kota Serang.
“Kalau untuk kabel-kabel PLN sudah dilakukan penataan, tinggal kabel-kabel provider ini,” kata Budi, Rabu (7/1/2026).
Proyek penataan kabel bawah tanah itu merupakan salah satu program strategis Pemkot Serang yang sudah dimulai di awal kepemimpinan Budi-Agis. Pada tahap awal, penataan kabel bawah tanah itu dimulai dari kawasan Royal Baroe, Jalan Ponogoro, Sultan Agung Tirtayasa, Kitapa, hingga Jalan Maulana Yusuf dengan panjang sekitar 1,5 km.
Budi menyebutkan, proyek itu merupakan langkah penting menuju tata kota yang lebih tertib, modern, dan berdaya saing. Ia menyebut kerja sama ini sebagai contoh inovasi pembiayaan pembangunan tanpa membebani APBD.
“Kita berupaya terus berinovasi di tengah keterbatasan anggaran. Alhamdulillah, proyek ini tidak memakai dana APBD, tapi justru bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sewa jalur kabel bawah tanah,” jelas Budi.
Baca Juga: Walikota Serang Tak Gelar Open House Saat Idulfitri 1447 Hijriyah
Budi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan agar wajah kota tetap tertata rapi.
“Kota Serang ini ibu kota provinsi. Sudah semestinya tampil sebagai kota yang bersih, modern, dan mencerminkan kemajuan daerah,” tambahnya.
Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi menjelaskan, tahap awal penataan kabel bawah tanah mencakup jalur sepanjang 1,5 kilometer. Pekerjaan dilakukan bersamaan dengan revitalisasi kawasan Royal agar lebih efisien dan menghindari pembongkaran jalan berulang.
“Kita laksanakan berbarengan dengan penataan kawasan Royal. Jadi, saat jalan diperbaiki, kabel-kabel provider langsung kita tanam ke bawah tanah. Dengan begitu, tidak perlu bongkar ulang di kemudian hari,” ujar Iwan.
Selain itu, sistem manhole akan disiapkan di sejumlah titik untuk memudahkan proses pemeliharaan kabel di masa depan. Setelah tahap pertama selesai, Pemkot berencana memperluas jaringan kabel bawah tanah ke lima ruas jalan baru pada tahun 2026.
Terpisah Petugas Transportasi Darat Dishub Kota Serang Hendy Wahyu Yulianto mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama pihak terkait untuk melakukan penataan kawasan Royal Baroe sehingga terlihat rapih dan nyaman.
Penataan itu, lanjutnya, dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh dinas terkait dan perusahaan fiber optik. Kita semua sepakat untuk bersama-sama menjaga keindahan tata lokasi yang sudah dilakukan oleh Pemkot Serang.
Baca Juga: RSUD Kota Serang Jamin Penanganan TBC Sampai Tujuh Bulan
“Kita tidak bisa sendiri melakukan penataan ini, harus melibatkan pihak terkait yakni perusahaan fiber optik. Makanya kita bersama-sama melakukan penataan,” ujarnya. (luthfi/mardiana)
























