SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sebanyak 17 ribu pelanggan air bersih di Kecamatan Cibodas yang sebelumnya dilayani Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) kini resmi beralih ke Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang. Peralihan pengelolaan tersebut mulai berlaku sejak 6 Januari 2026.
Saat ini, Perumda Tirta Benteng tengah melakukan tahap penyesuaian teknis jaringan serta penguatan pelayanan pelanggan guna memastikan distribusi air bersih tetap berjalan optimal selama masa transisi.
Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Doddy Effendi melalui Manajer Hubungan Pelanggan Budi Ireng Santosa, menegaskan bahwa fokus utama PDAM dalam masa peralihan ini adalah menjaga stabilitas pasokan air dan memastikan pengaduan masyarakat tertangani secara cepat dan terukur.
“Kami memastikan seluruh pelanggan yang beralih layanan mengetahui jalur pengaduan dan mendapatkan respons cepat apabila terjadi gangguan,” ujar Budi saat sosialisasi di Aula Kecamatan Cibodas, Rabu (7/1/2026).
Ia mengakui, penyesuaian jaringan distribusi masih dilakukan di sejumlah titik untuk menjaga tekanan air tetap stabil. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan sementara, termasuk air keruh selama dua hingga tiga hari ke depan. Sebagai langkah antisipasi, Perumda Tirta Benteng menyiagakan 15 hingga 30 unit mobil tangki air bersih untuk menjamin kebutuhan air warga tetap terpenuhi. PDAM juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan selama masa transisi.
Dari sisi pelayanan, Perumda Tirta Benteng memperkuat sistem pengaduan pelanggan melalui aplikasi Si Ganteng sebagai kanal resmi layanan dan informasi. “SOP penanganan pengaduan maksimal dua kali dua puluh empat jam. Untuk tindak lanjut awal di lapangan, kami targetkan paling lambat dua jam sejak laporan diterima,” jelasnya.
Baca Juga: Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal
Camat Cibodas Ahmad Suhendar menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Cibodas siap mengawal penuh proses peralihan layanan air bersih tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Menurutnya, peralihan pengelolaan air bersih ini merupakan bagian dari percepatan pelayanan publik sesuai arahan Wali Kota Tangerang kepada seluruh ASN dan BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. “Kecamatan berperan memastikan warga memahami perubahan layanan dan mengetahui ke mana harus menyampaikan pengaduan,” kata Ahmad.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan para lurah, RT, RW, PKK se-Kecamatan Cibodas, serta perwakilan Perumda Tirta Benteng. Kegiatan sosialisasi difokuskan pada penyamaan informasi dan penguatan koordinasi di tingkat wilayah.
Selain itu, pria yang karib disapa Hendar ini juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital dengan mengunduh aplikasi Si Ganteng sebagai sarana pengaduan, informasi, dan layanan pelanggan “Kami mengajak warga memanfaatkan aplikasi Si Ganteng agar pelayanan lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” ujarnya.
Berdasarkan data kependudukan per 31 Desember 2025, jumlah penduduk Kecamatan Cibodas tercatat sekitar 160.779 jiwa. Namun, jumlah pelanggan air bersih saat ini masih sekitar 17 ribu pelanggan, sehingga diperlukan percepatan perluasan layanan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara merata. (made)























