SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Perkembangan transformasi digital dan teknologi, kian tahun kian memgalami perkembangan yang pesat. Hal itu, menjadi perhatian Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Pandeglang.
Mereka berpandangan, hal itu menuntut masyarakat khususnya kaum milenial untuk lebih bijak, lebih cerdas dan kreatif menganalisis digitalisasi teknologi.
Kepala Diskominfosantik Kabupaten Pandeglang, TB. Nandar Suptandar menyatakan, kedepan dibutuhkan pembinaan yang lebih masif dan intensif.
Dengan demikian, pihaknya akan menggencarkan kolaborasi dan kerjasama lintas sektoral, baik di lingkungan pemerintahan, dunia pendidikan, maupun kalangan masyarakat umum.
“Sejauh ini, pembinaan sudah berjalan. Kedepan, akan lebih diintensifkan lagi,” kata Nandar, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, informasi yang beredar di dunia digitalisasi dan teknologi itu harus diserap secara bijak, dan tidak ditelan mentah-mentah. Tentunya, ujar Nandar, butuh keterampilan untuk memfilternya.
Pengaruh dari informasi itu tambahnya, sangat luar biasa. Jika bagi orang yang minim pengetahuan, tentu akan membingungkan atau bahkan khawatir menyesatkan.
“Oleh karenanya, harus mau mempelajari perkembangan teknologi secara komprehensif dan terpadu,” ujarnya.
Di lingkungan Pemkab saja ujar Nandar, pihaknya selalu berkoordinasi dan berkomunikasi agar PPID Pembantu terus meningkatkan kualitasnya.
Kepala Bidang Informasi Publik (Kabid IP) Diskominfosantik Kabupaten Pandeglang, M. Latief menyatakan, sasaran pembinaan akan diperluas ke kalangan pelajar dan mahasiswa.
“Mereka generasi muda penerus bangsa, yang harus ditempa kemampuannya terutama di dunia digital,” pungkas Latief.
Latief juga menambahkan, melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), diharapkan tercipta sharing wawasan dan pengetahuan, sekaligus filterisasi informasi.
“Jangan sampai terjebak atau terhanyut oleh hoaks (informasi bohong),” tandasnya. (mardiana)