SATELITNEWS.COM TANGERANG—Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri Septiawan Permana, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan ketangguhan daerah terhadap bencana. Untuk itu, dirinya mengapresiasi terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang yang diinisiasi Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Menurut Andri, kehadiran FPRB menunjukkan keseriusan Pemkot Tangerang dalam membangun sistem pengurangan risiko bencana yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, media, relawan, hingga masyarakat.
“Ini langkah yang patut diapresiasi. Artinya, Kota Tangerang sudah bergerak ke arah pembangunan kesadaran bersama bahwa kebencanaan tidak bisa ditangani sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ujar Andri, Jumat (2/1/2026).
Ia menilai, FPRB merupakan wadah strategis untuk mengonsolidasikan peran lintas sektor agar upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana dapat berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Pendekatan berbasis masyarakat, kata Andri, menjadi fondasi penting dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi berbagai potensi bencana.
“Ketangguhan bencana tidak hanya soal respons saat kejadian, tetapi bagaimana semua elemen bersinergi sejak tahap perencanaan, mitigasi, hingga edukasi masyarakat,” tegasnya.
Andri juga menyambut baik terpilihnya Supiani sebagai Ketua FPRB Kota Tangerang. Ia menilai, pengalaman Supiani yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang menjadi modal penting dalam memperkuat kerja kolaboratif FPRB, khususnya di bidang pelayanan publik dan kebencanaan.
Baca Juga: Polemik Paripurna, Bupati Lebak Buka Suara
Sementara, Supiani menyampaikan komitmennya untuk menjadikan FPRB sebagai wadah sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Ia berharap dukungan seluruh pihak dapat memperkuat peran FPRB dalam menghadapi potensi bencana di Kota Tangerang. “Dengan kebersamaan dan kolaborasi, insyaallah Kota Tangerang bisa lebih siap dan tangguh menghadapi bencana,” ujar Supiani. (made)




















