Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Lihat Bogor Sudah Huntap, Warga Huntara Lebak Mengaku Sakit Hati

Oleh Made Nusantara
Minggu, 11 Jan 2026 18:50 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Lebak
Lihat Bogor Sudah Huntap, Warga Huntara Lebak Mengaku Sakit Hati

KONDISI PERBATASAN: Perbatasan Lebak dan Bogor Jawa Barat, yang pembangunan di wilayah Huntara ya sudah dibangun, sementara di Huntara Lebakgedong saat ini masih dengan infrastruktur yang tidak layak. MULYANA/SATELIT NEWS.COM

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, LEBAK— Sakit hati dirasakan warga penghuni huntara di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak. Enam tahun usai bencana banjir bandang dan tanah longsor 2020 silam, mereka masih bertahan di tenda darurat.

Kondisi itu semakin menyayat, lantaran huntara yang mereka tempati berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang kini sudah memiliki hunian tetap (huntap) dan infrastruktur jalan yang layak.

Erum dan Cicih, warga huntara Lebakgedong, mengaku lelah menunggu kepastian pemerintah. Selama bertahun-tahun mereka hidup di bangunan terpal yang kini sudah lapuk dan bocor. “Geus bosen (sudah bosan). Sampai nunggu kiamat juga kayaknya kami bakal tinggal seperti ini. Tenda sudah buruk, bocor, diganti lagi dan lagi,” keluh Erum dan Cicih, Minggu (11/1/2025).

Perbedaan perlakuan antarwilayah itu membuat warga merasa diperlakukan tidak adil. Jalan di wilayah Bogor sudah diaspal hotmix dan mulus, sementara akses di huntara Lebak masih berupa tanah merah yang licin dan becek saat hujan. “Perasaannya sakit hati. Presidennya sama, tapi warganya beda. Di Jawa Barat sudah dibangunkan rumah dan jalannya bagus, sementara kami masih di tenda, jalannya licin dan merah,” ujarnya.

Warga mengaku harapannya kini semakin sederhana. Mereka tidak lagi menuntut rumah dibangun pemerintah, namun meminta bantuan uang agar bisa membeli rumah sendiri. “Tidak dikasih rumah juga tidak apa-apa, asal dikasih uang buat beli rumah. Yang rusak ringan saja dapat Rp25 juta, kami belum dapat apa-apa,” kata Cicih.

Bahkan, warga menyebut pernah diajak menetap di wilayah Bogor karena kondisi hidup yang jauh lebih layak. “Kalau tidak diurus Banten, mending ikut ke Bogor saja,” ucapnya.

Baca Juga: Penghuni Huntara di Lebak Cuma Ingin Hidup Layak

Hal senada disampaikan Ketua RT 01 RW 02 Desa Banjarsari, Ajum. Ia menegaskan, kondisi infrastruktur di huntara Lebak tertinggal jauh dibanding wilayah Bogor yang berbatasan langsung. “Kalau jalan di Jawa Barat sudah hitam beres, di Banten masih merah. Mudah-mudahan warga Banten juga bisa hidup di lingkungan yang layak, rumah layak, jalan layak,” katanya.

Ajum menyebutkan, jumlah warga yang masih bertahan di huntara mencapai 104 kepala keluarga. Sebagian warga lainnya terpaksa pindah ke RT lain karena kondisi huntara yang tidak lagi layak huni. “Selama enam tahun ini jalannya masih merah dan becek. Bangunan dari terpal juga sudah banyak yang bocor,” jelasnya.

BeritaTerbaru

MAULID NABI MUHAMMAD SAW -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Ponpes Al-Kalam, Kecamatan Jiput, Pandeglang, Sabtu (12/9/2026) malam. (ISTIMEWA)

Doa Bersama bagi Jurnalis yang Hilang di GAK pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 13 Sep 2026 15:25 WIB
PERSIAPAN PENCARIAN -- Lima orang delegasi PWI Banten, bergabung dengan tim Ditpolair Polda Banten, untuk mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal, yang masih dalam pencarian. (ISTIMEWA)

PWI Banten Utus 5 Orang Perwakilan di Hari Keenam Pencarian Wartawan Hilang di GAK

Minggu, 13 Sep 2026 14:45 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR Gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Gabungan Kembali Sisir Ribuan Mil Perairan Selat Sunda

Minggu, 13 Sep 2026 14:22 WIB
LIFE JACKET : Tim SAR Gabungan menemukan life jacket di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Polda Banten Tegaskan Barang-barang Yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Rombongan Wartawan

Minggu, 13 Sep 2026 14:10 WIB

Terkait relokasi maupun pembangunan huntap, Ajum mengaku belum ada kejelasan dari pemerintah. Lokasi yang direncanakan pun hingga kini belum diratakan. “Terakhir pemerintah datang itu Wakil Bupati Lebak. Waktu itu dijanjikan akan segera dibangun, tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” katanya.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terhadap komitmen pemerintah dalam penanganan korban bencana. Enam tahun hidup di huntara, sementara wilayah tetangga sudah menikmati huntap dan infrastruktur layak, menjadi potret ketimpangan yang kian mencolok. Warga menegaskan, mereka tidak butuh janji baru, melainkan tindakan nyata agar tragedi kemanusiaan pascabencana ini tidak terus berlarut tanpa kepastian. (mulyana)

 

Tags: Huntara LebakLihat Bogor Sudah HuntapWarga Huntara Lebak Mengaku Sakit Hati
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

GOTONG ROYONG -- Sejumlah nelayan, di Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, terpaksa turun tangan gotong royong melakukan normalisasi sungai secara manual menggunakan cangkul, Minggu (13/9/2026). (SIDIK/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Nelayan Normalisasi Sungai Pakai Cangkul, Aktivis Serang Raya: Pemerintah Kemana ?

Minggu, 13 Sep 2026 14:02 WIB
Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik
Edukasi

Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 13 Sep 2026 13:58 WIB
OPERASI PEKAT -- Petugas gabungan, melakukan operasi pekat disebuah rumah kontrakan yang diduga jadi lokasi prostitusi di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Sabtu (12/9/2026) malam. (ISTIMEWA)
Banten Region

5 Perempuan Diduga PSK Diamankan Dalam Operasi Pekat Gabungan di Kabupaten Serang

Minggu, 13 Sep 2026 13:54 WIB
MENINJAU LOKASI GALIAN -- MendesPDT RI Yandri Susanto, meninjau lokasi galian pertambangan di Kabupaten Serang, Sabtu (12/9/2026). (SIDIK/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Mendes Yandri Sidak Galian Ilegal di Kragilan dan Langsung Ditutup

Minggu, 13 Sep 2026 13:33 WIB
Kabupaten Pandeglang

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB
Kabupaten Pandeglang

Koramil Cikeusik Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Sabtu, 12 Sep 2026 18:26 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
AUDIENSI -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani beserta jajarannya, menyampaikan usulan program ke Bapanas dan Kementan. (ISTIMEWA)

Bupati Pandeglang Usulkan Berbagai Program ke Kementan dan Bapanas

Selasa, 8 Sep 2026 11:24 WIB
KUNJUNGAN -- Komandan Kodim (Dandim) 0601/Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Futra, mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin ke Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 842/Badak Sakti (BS), Kampung Rancecet, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/9/2026). (ISTIMEWA)

Dandim 0601/Pandeglang Dampingi Kunjungan Menhan RI ke Yonif TP 842 Badak Sakti

Kamis, 10 Sep 2026 21:40 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Rabu, 9 Sep 2026 21:02 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.