SATELITNEWS.COM, LEBAK–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berencana membenahi layanan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Saidjah Adinda agar lebih diminati masyarakat. Salah satu langkah yang didorong adalah memperpanjang jam operasional hingga malam hari sehingga akses masyarakat terhadap bahan bacaan semakin luas.
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menilai, pelayanan perpustakaan saat ini masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, operasional yang hanya mengikuti jam kerja belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama pekerja dan pelajar yang baru memiliki waktu luang pada malam hari. “Kami akan berdiskusi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan agar ke depan pelayanan bisa diperpanjang sampai malam. Harapannya masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk datang ke perpustakaan,” ujar Amir, Minggu (5/7/2026).
Ia mengatakan, perpanjangan jam layanan diharapkan mampu mengubah perpustakaan menjadi ruang publik yang lebih hidup dan ramai dikunjungi. Dengan demikian, masyarakat memiliki alternatif kegiatan positif dibanding hanya menghabiskan waktu di media sosial. “Anak-anak maupun masyarakat yang beraktivitas pada siang hari bisa memanfaatkan malam untuk datang ke perpustakaan dan membaca,” katanya.
Selain jam operasional, Amir juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas. Menurutnya, suasana ruang baca harus dibuat lebih nyaman agar pengunjung betah dan dapat berkonsentrasi saat membaca. “Perpustakaan harus menjadi tempat yang nyaman, sejuk, dan mendukung orang untuk fokus membaca. Itu menjadi bagian dari pembenahan yang perlu dilakukan,” ucapnya.
Ia menambahkan, upaya meningkatkan minat baca tidak cukup hanya dengan memperbaiki fasilitas perpustakaan. Menurutnya, budaya literasi harus dibangun sejak dini melalui lingkungan sekolah sehingga kebiasaan membaca dapat tumbuh di kalangan pelajar.
Terkait usulan pembangunan perpustakaan di wilayah pelosok, Amir menilai langkah tersebut dapat dilakukan secara bertahap. Namun untuk saat ini, pembenahan layanan dan fasilitas Perpustakaan Saidjah Adinda menjadi prioritas. “Kalau perpustakaan yang ada sekarang saja belum dimaksimalkan, tentu kita benahi dulu. Sementara di desa, yang lebih penting bagaimana sekolah mampu membangun budaya membaca melalui perpustakaan sekolah,” tuturnya.
Baca Juga: Kisah Nurdin, Lansia Sebatang Kara Asal Lebak Hidup dalam Kemiskinan
Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak, Eka Prasetiawan, menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya, penambahan jam operasional hingga malam memungkinkan diterapkan setelah dilakukan kajian terhadap kebutuhan masyarakat serta kesiapan sumber daya yang dimiliki. Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mulai menambah pelayanan dengan membuka perpustakaan pada hari Sabtu. Ke depan, evaluasi akan terus dilakukan agar layanan perpustakaan semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.(mulyana)




























