SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyelenggarakan ajang Tangerang Got Talent (TGT) sebagai wadah bagi masyarakat untuk menampilkan berbagai potensi seni dan kreativitas. Kegiatan ini diikuti oleh warga dari beragam latar belakang dan digelar sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang ekspresi seni yang terbuka dan inklusif di Kota Tangerang.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat membuka Tangerang Got Talent Babak Showcase di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang, Jumat (16/01/2025).
Dalam sambutannya, Sachrudin menyampaikan bahwa ajang Tangerang Got Talent tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan apresiasi bagi kreativitas warga.
“Melalui seni, kita dipersatukan. Ajang seperti ini bukan hanya tentang siapa yang terbaik, tetapi tentang kebersamaan, keberanian berekspresi, dan rasa bangga menjadi bagian dari Kota Tangerang,” ujar Sachrudin.
Ia menambahkan bahwa seni dan budaya memiliki peran penting sebagai perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Tangerang.
Sachrudin juga menjelaskan bahwa keberadaan Gedung Seni Budaya Kota Tangerang merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan ruang yang layak dan representatif bagi aktivitas seni masyarakat.
Baca Juga: Seba Baduy 2026 Digelar 23–26 April
“Pemerintah Kota Tangerang akan terus membuka ruang-ruang ekspresi yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas dan para seniman. Karena kota yang nyaman dan berkualitas adalah kota yang warganya bisa berekspresi dan merasa dihargai,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengapresiasi kolaborasi Serikat Pemersatu Seniman Indonesia (SPSI) Kota Tangerang bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dalam menyelenggarakan ajang Tangerang Got Talent.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan ajang ini sebagai ruang kebersamaan. Mari kita isi dengan karya, kreativitas, dan semangat membangun kota yang kita cintai bersama,” tutupnya.
Sebagai informasi, Babak Showcase Tangerang Got Talent diikuti oleh 74 peserta dengan beragam penampilan seni, mulai dari tarik suara hingga tari. Kegiatan ini dibagi ke dalam dua sesi, yakni 32 peserta pada sesi pagi dan 42 peserta pada sesi siang. (made)
