SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Aksi pembobolan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kali ini, SDN 04 Pondok Betung yang berlokasi di Jalan Pondok Betung Raya menjadi sasaran pencurian. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Operator Tata Usaha SDN 04 Pondok Betung, Eko Prayitno mengatakan bahwa pencurian baru diketahui saat dirinya datang ke sekolah pada Minggu pagi. Ia mendapati pintu ruangan sudah dalam kondisi terbuka.
“Saya datang Minggu pagi, pintunya sudah tidak tertutup rapat,” ujarnya saat ditemui, Selasa (20/1/2026).
Saat masuk ke area sekolah, Eko menemukan sejumlah ruangan dalam kondisi berantakan. Ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, dan ruang kantor diketahui telah dibobol pelaku.
“Ruangan kepsek sudah kebuka, di dalamnya berantakan. Yang dibobol ruang TU, ruang kantor, dan ruang kepala sekolah,” jelasnya.
Dari hasil pengecekan, pelaku membawa kabur empat unit laptop merek Acer yang merupakan inventaris sekolah. Total kerugian ditaksir mencapai Rp16,7 juta.
Baca Juga: Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel
“Laptop yang diambil hanya empat unit, padahal di ruangan ada barang-barang lain yang lebih bagus. Sepertinya pelaku tidak tahu persis barangnya,” sebutnya.
Akibat pencurian tersebut, sekolah mengalami kerugian nonmateri yang cukup serius. Data administrasi sekolah, termasuk data pribadi guru dan arsip nilai siswa, ikut hilang karena tersimpan di dalam laptop yang dicuri.
“Paling parah data kelas 6, kelas 6 mau lulus, nilai dia dari semester 1, nangis itu datanya hilang,” sebutnya.
Eko juga menyebutkan bahwa sistem keamanan sekolah masih terbatas. Sekolah hanya memiliki dua kamera CCTV, salah satunya tanpa infrared sehingga tidak berfungsi optimal saat malam hari. Selain itu, petugas keamanan hanya berjaga hingga sore hari.
Ia menambahkan, selama ini inventaris sekolah disimpan di ruang kepala sekolah yang selalu dikunci dan sebelumnya aman. Wajah pelaku yang gamblang saat beraksi terekam kamera pengintai CCTV tidak ada yang mengenali.
“Satpam berinteraksi dengan wali murid setiap hari tidak mengenal ataupun yang terdekat sekolah. Selama ini kita simpan barang fine saja di ruang kepsek dikunci, aman saja,” sebutnya.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
Eko melanjutkan, kejadian ini menjadi yang kedua kalinya. Pada tahun 2023 lalu, sekolah tersebut juga pernah kehilangan tiga unit laptop.
Sementara, Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Agrippina Putri membenarkan adanya laporan pembobolan di SDN 04 Pondok Betung. Ia menegaskan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pihak kepolisian telah membentuk tim untuk mengungkap pelaku.
“Kemarin kita dari pihak reskrim kita sudah turun cek TKP dan baru kemarin pihak sekolah kita arahkan untuk buat laporan. Masih dalam lidik, kita buat tim untuk segera ungkap,” pungkasnya. (eko)
























