SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Banjir yang melanda Kampung Sadang RT 02/RW 03, Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, sejak Jumat (23/1), masih menyisakan dampak serius bagi warga. Hingga Senin (26/1), air belum sepenuhnya surut dan mengganggu mata pencaharian masyarakat, terutama petani dan pelaku usaha rumahan.
Sedikitnya 25 kepala keluarga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai betis orang dewasa. Salah seorang petani setempat, Awil, mengatakan banjir telah merendam kampungnya selama empat hari terakhir dan hingga kini hanya surut sedikit.
“Sejak Jumat lalu memang sudah agak mulai surut, tapi belum signifikan, hanya turun sedikit saja. Total ada sekitar 25 KK yang terdampak di kampung ini,” ujar Awil kepada Satelit News, Senin (26/1).
Banjir yang tak kunjung surut membuat aktivitas warga lumpuh. Awil mengaku sawah miliknya seluas satu hektare telah terendam air selama empat hari dan kini terancam gagal panen. Padahal, tanaman padi tersebut sudah memasuki masa panen.
“Sudah siap panen, tapi karena banjir saya pasrah saja. Kemungkinan besar bakal gagal panen,” katanya lirih.
Tak hanya petani, pelaku usaha rumahan juga ikut merasakan dampaknya. Rohman, pengrajin kesed lantai di Kampung Sadang, terpaksa menghentikan aktivitas produksinya sementara waktu. Rumah sekaligus tempat usahanya terendam banjir, termasuk bahan baku pembuatan kesed.
Baca Juga: Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta
“Untuk sementara terpaksa berhenti. Bahan baku dan tempat pembuatan kesed semuanya terendam banjir,” ujarnya.
Rohman berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat memberikan solusi terbaik bagi warga terdampak, khususnya di wilayah Kampung Sadang.
“Kami hanya bisa pasrah. Semoga ada solusi terbaik dari Pemerintah Kabupaten Tangerang,” harapnya.
Terkait bantuan, Rohman menyebut bantuan logistik dan layanan kesehatan telah disalurkan. Bahkan, posko kesehatan sudah beroperasi sejak Minggu (25/1).
“Alhamdulillah, bantuan logistik dan kesehatan sudah ada,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Sukamulya, Khalid Mawardi, memastikan pihaknya telah menindaklanjuti laporan banjir tersebut. Ia mengaku sudah turun langsung ke lokasi, mendistribusikan bantuan, serta mendirikan posko kesehatan dengan melibatkan Puskesmas Sukamulya.
“Terima kasih informasinya. Kemarin saya sudah ke lokasi dan sudah memberikan bantuan,” tandasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik. Ia menegaskan pihaknya telah mendistribusikan bantuan bagi warga terdampak banjir di wilayah tersebut.(alfian/aditya)
























