SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang memperketat kewaspadaan terhadap ancaman virus Nipah. Meski hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus di Kota Tangerang, masyarakat diminta untuk meningkatkan pola hidup bersih dan mewaspadai sumber penularan, khususnya dari hewan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa virus Nipah bersifat zoonosis, yakni menular dari hewan ke manusia, namun kini juga telah ditemukan kasus penularan antarmanusia. Salah satu sumber utama penyebarannya berasal dari kelelawar.
“Virus ini awalnya muncul dari kelelawar. Jadi, jika ada buah-buahan yang terlihat bekas digigit kelelawar, sebaiknya hindari untuk dikonsumsi,” ujar dr Dini saat memberikan keterangan kepada media sebelum mengikuti kegiatan Safari Pembangunan 2025 di GOR Nambo, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (3/2/2026).
Menanggapi imbauan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai potensi penyebaran virus ini di Asia, Dinkes Kota Tangerang telah menyiagakan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). Sistem ini mencakup seluruh fasilitas kesehatan mulai dari tingkat Puskesmas hingga Rumah Sakit. “Jika ditemukan kasus dengan gejala yang mencurigakan atau mirip (Nipah), petugas medis akan segera mengambil sampel untuk identifikasi lebih lanjut,” jelasnya.
Kewaspadaan ini bukan tanpa alasan. Virus Nipah dikenal memiliki tingkat fatalitas atau risiko kematian yang cukup tinggi, yakni berkisar antara 40 hingga 75 persen. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi kunci utama agar virus ini tidak masuk dan menyebar di wilayah Indonesia, khususnya Kota Tangerang yang memiliki mobilitas penduduk lintas negara yang tinggi.
Selain menghindari buah bekas gigitan hewan, dr. Dini menekankan pentingnya menjaga imunitas tubuh melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Masyarakat harus terus meningkatkan kesehatan diri, jaga kebersihan, dan rutin berolahraga agar daya tahan tubuh tetap prima,” pungkasnya. (made)
Baca Juga: Dislipidemia dan Obesitas Jadi Temuan Tertinggi CKG di Kota Tangerang
























