SATELITNEWS.COM, SERANG – Tren positif pertumbuhan perekonomian di Banten, dinilai berdampak langsung kepada semua lapisan masyarakat.
Pertumbuhan itu terjadi oleh berbagai hal, salah satunya karena investasi dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, Kesehatan dan Inovasi (ETKI).
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, tren positif pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, harus memberikan dampak nyata yang dapat dinikmati langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
Salah satunya, melalui Program Strategis Nasional (PSN) KEK ETKI yang berlokasi di Tangerang.
PSN itu, kata dia, harus menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan percepatan pembangunan di wilayah Provinsi Banten.
Dengan begitu, Provinsi Banten bisa terus tumbuh dan berkembang, serta perekonomian masyarakat bisa semakin stabil.
Baca Juga: Pemprov Banten Klaim Cadangan Pangan Dimusim Kemarau Aman
”Alhamdulillah, berdasarkan rilis BPS pada 5 Februari lalu, indikator pembangunan di Provinsi Banten menunjukkan tren positif. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) kita sepanjang tahun 2025 mencapai 5,37 persen. Selain itu, angka kemiskinan dan pengangguran mengalami penurunan, serta rasio Gini yang membaik,” katanya.
Andra menaruh harapan, kehadiran KEK ETKI tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi bisa memberikan jawaban konkret atas tantangan pembangunan di daerah. Selain itu, kawasan itu juga harus bisa menjadi pusat perekonomian baru masyarakat.
”Melalui KEK ETKI ini, kita harus memastikan adanya dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pembangunan. Hasil seminar ini akan menjadi acuan strategis dalam pengambilan kebijakan perencanaan ekonomi Banten yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Iwan Hermawan mengatakan, PSN tersebut bertujuan untuk mempercepat optimalisasi potensi investasi di sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan.
”Kami menghadirkan 200 peserta dari berbagai latar belakang untuk memberikan perspektif serta catatan penting bagi pengembangan Provinsi Banten ke depan,” tandasnya.
Ketua Komisi Ekonomi Industri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), M. Sarwani menilai, kawasan Tangerang Raya memiliki infrastruktur yang sangat memadai untuk menarik investor.
Baca Juga: Fantastis, Anggaran Revitalisasi Situ Cikedal Mencapai Rp9,7 Miliar
“Kami optimis KEK ETKI akan menjadi magnet investasi baru yang mampu mendongkrak taraf hidup warga Banten,” imbuhnya. (adib)
