SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Setelah melalui proses pencarian oleh tim gabungan. Seorang pelajar yang sebelumnya tenggelam di Pantai Daplangu 2, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sekitar pukul 13.45 WIB, 100 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, Jumat (13/2/2026).
Wakapolsek Sumur IPDA Agus Daryana, membenarkan penemuan korban tenggelam itu. Ia mengatakan, korban atas nama Dafa Kurniawan.
“Iya betul, korban Dafa Kurniawan ditemukan jam 13.45 WIB, sekitar 100 meter dari titik tenggelam (TKP awal), masih berada di seputaran Pantai Daplangu 2, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” kata IPDA Agus, Jumat (13/2/2026).
Katanya, penemuan korban merupakan hasil sinergitas seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian, diantaranya melibatkan, tim SAR dari Basarnas, BPBD Kabupaten Pandeglang, Satpolair Polres Pandeglang dan personel Polsek Sumur, serta relawan.
Ia juga mengimbau masyarakat, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama ketika kondisi ombak besar, serta mematuhi petunjuk maupun larangan yang ada di area pantai.
“Korban sudah dibawa pihak keluarga, sekitar 30 menit yang lalu dari Puskesmas Sumur. Kami juga mengingatkan, agar selalu waspada dan menaati larangan-larangan ketika berenang di tepi pantai,” ujarnya.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Diberitakan sebelumnya, ditengah intensitas hujan yang tinggi, ternyata gelombang ombak di laut selatan juga cukup tinggi dan besar. Hingga mengakibatkan kecelakaan laut, sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (12/2/2026).
Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.00 WIB rombongan sebanyak 20 orang yang dipimpin oleh ketua rombongan H. Ajid tiba di lokasi wisata Pantai Daplangu, di Kampung Daplangu RT 04 RW 05, Desa Kerta Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.
Setelah tiba di pantai setempat, 2 rombongan melaksanakan istirahat dan makan-makan. Setelah itu, sebanyak empat orang melaksanakan aktivitas berenang pukul 15.00 WIB. Diketahui, mereka yang berenang diantaranya Dafa, Adib, Arya Dana dan Syahbana.
Tiba-tiba, Dafa dan Adib terseret ombak yang tinggi. Teman-temannya mencoba menyelamatkan korban, namun hanya Adib yang dapat terselamatkan di pesisir pantai. Hingga kini, Dafa Kurniawan, warga Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, masih dalam pencarian.
Koordinator Boedak Suang Rescue (BSR) Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Ade Komarudin yang turut melakukan pencarian korban di lokasi menyatakan, Dafa Kurniawan warga Kampung Tubuy, Desa Giri Pawana, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.
“Pencarian masih dilakukan, di pesisir pantai. Karena kalau ke tengah pantai ombaknya masih tinggi, gelombangnya besar,” kata Ade, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat
Pria yang akrab disapa Beno ini menambahkan, korban yang terselamatkan atasnama Adib, warga Kampung Tubuy, Desa Giri Pawana, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.
“Pencarian dilakukan oleh tim gabungan, baik Tim Basarnas, Kepolisian, TNI, relawan kemanusiaan dan aparatur desa dan kecamatan,” tambahnya.
Kali ini ujarnya, cuaca dilokasi juga gerimis rincik – rincik. Sehingga, dibutuhkan ekstra dan lebih berhati-hati.
Sementara, Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi menyatakan, pihaknya sudah mendapat laporan atas peristiwa tersebut. Sehingga, pihaknya langsung menginstruksikan kepada anggotanya untuk melakukan cek lokasi.
“Selain itu, anggota juga mengumpulkan data dan keterangan, koordinasi dengan pihak Puskesmas Sumur, koordinasi dengan Basarnas, serta membuat laporan kepada pimpinan serta pihak – pihak terkait,” ungkap Kapolres.
Atas peristiwa tersebut pula, pihaknya mengimbau kepada semua pengunjung Pantai Daplangu agar tidak mendekat terlebih dahulu ke pesisir pantai.
Ditambahkannya, masyarakat sekitar juga agar tetap waspada dan lebih berhati-hati. Sehingga, tidak menimbulkan korban baru. (mardiana)
























