SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemkot Serang, akan menggalakkan pemberantasan buta baca alquran selama bulan Ramadan, melalui program One Day One Juz yang dilaksanakan di setiap sekolah, dari jenjang SD sampai SMP.
Saat ini, berdasarkan catatan ada sekitar 800 siswa yang masih mengalami buta baca alquran. Dari jumlah 69.000 tingkat SD dan 24.000 tingkat SMP.
“Insyaallah dalam 1 hingga 2 bulan ke depan tidak akan ada lagi yang tidak bisa baca Al-Qur’an,” kata Sekretaris Umum Satgas Serang Mengaji, Nana Sudjana, seusai kegiatan Serang Mengaji dan Gebyar Tarhib Ramadhan 1447 Hijriyah di Alun-Alun Barat Kota Serang, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan tersebut, mendapat antusias dari masyarakat yang cukup tinggi dan diikuti sekitar 15.000 peserta.
Sebanyak 6.000 dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendbud) Kota Serang, 2.000 peserta dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang, 2.000 dari Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang serta 5.000 masyarakat umum.
Nana melanjutkan, untuk merealisasikan target tersebut, telah dilakukan program Training of Trainer (TOT) bagi seluruh guru Kelompok Pembinaan Islam (KPI) dan/atau guru agama, yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA).
Baca Juga: Pengurus dan Anggota SMSI Kota Tangsel Berbagi Takjil Kepada Masyarakat
Melalui pelatihan itu, para guru telah memiliki kompetensi dan metode pembelajaran cepat membaca Al-Qur’an, sehingga mampu mengajarkan kepada murid-muridnya dengan cara yang efektif dan benar.
“Pelatihan dilakukan secara bertahap per sekolah, dengan pembagian kelompok sekitar 100 guru untuk menangani 300 hingga 400 siswa, jelasnya.
Dengan demikian, katanya, setiap sekolah diharapkan dapat secara mandiri melaksanakan program berantas buta baca Al-Qur’an.
Sementara itu untuk di masyarakat umum, pemberantasan buta baca alquran dilakukan melalui pendekatan kultural yakni melalui kegiatan magrib mengaji. Kegiatan itu sejatinya sudah menjadi tradisi masyarakat Kota Serang secara turun menurun.
Hanya saja untuk saat ini, seiring dengan perkembangan zaman tradisi baik itu mulai terkikis.
“Maka dari itu, kita ingin galakkan lagi agar para generasi penerus bangsa ini melek baca alquran,” pungkasnya. (luthfi)
Baca Juga: Selama Bulan Suci Ramadhan, ASN Pandeglang Diimbau Tetap Berikan Pelayanan Terbaik
























