SATELITNEWS.COM, SERANG – Sukirno (20), warga Kampung Cisait Muncang, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, tenggelam di Danau Cisadah, Kampung Sadah, Kecamatan Ciruas, Selasa (3/3/2026). Setalah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD).
Kasiops Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengatakan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menerima laporan kondisi membahayakan manusia, berupa satu orang tenggelam di Danau Cisadah, Kampung Sadah, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
“Informasi awal diterima pada pukul 11.02 WIB dari petugas BPBD Kabupaten Serang yang melaporkan adanya seorang warga yang diduga tenggelam saat mencari ikan di danau tersebut,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB ketika korban atas nama Sukirno (20), seorang pria warga Kampung Cisait Muncang, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, sedang mencari ikan menggunakan jaring.
Namun korban tiba-tiba menghilang, dan diduga tenggelam. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Operasi pencarian melibatkan enam personel dari Kantor SAR Banten dan dua personel BPBD Kabupaten Serang. Dalam pelaksanaan SAR, tim mengerahkan berbagai peralatan, antara lain rescue car, rubber boat, peralatan selam, Aqua Eye, peralatan SAR air, medis, komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya,” tuturnya.
Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat
Rizky menuturkan, upaya pencarian dengan melakukan penyelaman di area danau serta penyisiran darat di sekitar lokasi kejadian. Pada pukul 12.27 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada jarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal dengan kedalaman kurang lebih 10 meter.
“Selanjutnya, korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dibawa ke rumah duka menggunakan mobil patroli Polres Kabupaten Serang,” pungkasnya.
Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 12.50 WIB dilaksanakan kegiatan debriefing. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang telah dilakukan.
Operasi SAR ini, melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Banten, BPBD Kabupaten Serang, Polres Kabupaten Serang, serta masyarakat setempat.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengimbau masyarakat, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan serta menggunakan perlengkapan yang memadai, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (sidik)
























