SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sebuah mobil Daihatsu Xenia berwarna putih dengan nomor polisi B 2993 PZG tercebur ke aliran sungai di kawasan Jalan Perimeter Utara–Jalan Marsekal Suryadarma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat pengemudi mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meskipun kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Pemilik sekaligus pengemudi mobil, Agung, menuturkan bahwa insiden bermula ketika dirinya baru saja keluar dari sebuah bengkel yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu ia hendak menuju pool kendaraan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta untuk bekerja. “Saya habis dari bengkel sekitar sini. Setelah itu mau langsung ke pool di bandara karena memang kerja sebagai driver online bandara,” ujar Agung saat ditemui di lokasi kejadian oleh wartawan SatelitNews.Com.
Namun dalam perjalanan menuju pool tersebut, Agung mengaku mulai merasakan kantuk berat saat melintasi kawasan Perimeter Utara yang dikenal memiliki jalur cukup rawan karena berada di sisi saluran air.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat dirinya mengalami microsleep selama beberapa detik sehingga kehilangan kendali atas kendaraan yang sedang melaju. “Pas lewat situ mata sudah kreyep-kreyep (mengantuk). Terus terjadi microsleep yang tanpa sadar. Kejadiannya tidak lama, mungkin hitungan detik saja,” katanya.
Saat tersadar dari kondisi tersebut, mobil yang dikendarainya sudah melaju condong ke arah kiri jalan. Agung yang panik kemudian mencoba menghindari pembatas jalan dengan membanting setir ke arah kanan. “Saat sadar mobil sudah condong ke kiri. Saya langsung banting ke kanan karena khawatir menabrak pembatas jalan atau tiang lampu,” jelasnya.
Baca Juga: Terjatuh Usai Tabrak Trans Jakarta, Wanita Muda Tewas Ditabrak Mobil Mewah
Namun manuver mendadak itu justru membuat kendaraan kehilangan keseimbangan. Mobil sempat menggeloyor di badan jalan sebelum akhirnya meluncur turun ke arah saluran air di sisi jalan. Agung mengaku tidak sempat melakukan pengereman karena masih dalam kondisi setengah sadar setelah mengalami microsleep.
“Mobil langsung menggeloyor. Saya bahkan tidak sempat ngerem. Tiba-tiba saja mobil sudah merosot ke bawah dan akhirnya nyemplung ke kali,” ujarnya. Akibat kejadian tersebut, mobil Xenia yang dikemudikannya mengalami kerusakan pada sejumlah bagian, terutama di bodi dan atap kendaraan karena posisi mobil sempat terbalik saat jatuh ke sungai.
“Yang jelas bodi rusak. Atap juga karena posisi jatuhnya terbalik. Atas, bawah, kanan kiri mobil rusak,” kata dia. Tak lama setelah kejadian, petugas dari Dinas Perhubungan bersama sejumlah warga langsung melakukan proses evakuasi kendaraan yang berada di dalam saluran air tersebut.
Mobil kemudian ditarik menggunakan truk derek milik Dinas Perhubungan hingga akhirnya berhasil dievakuasi dari sungai. Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat tersendat selama proses evakuasi berlangsung.
Kendati demikian, Agung memastikan dirinya tidak mengalami luka serius dalam insiden tersebut. Ia hanya mengalami syok setelah mobil yang dikendarainya tiba-tiba tercebur ke sungai. (ari)
