SATELITNEWS.COM, LEBAK — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak mulai melakukan pembenahan jaringan pipa serta peningkatan kualitas air menyusul sejumlah keluhan pelanggan terhadap pelayanan air bersih. Saat ini tercatat sekitar 32 ribu pelanggan masih aktif menggunakan layanan perusahaan daerah tersebut.
Direktur Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, Ni’matullah mengatakan, pihaknya melakukan pembenahan secara bertahap guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Menurutnya, upaya yang dilakukan antara lain perbaikan sambungan jaringan pipa, peningkatan kualitas air, serta optimalisasi penyaluran air kepada pelanggan.
“Optimalisasi pelayanan terus kita lakukan, mulai dari perbaikan sambungan pipa, peningkatan kualitas air hingga penyaluran air kepada pelanggan,” kata Ni’matullah saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini Perumdam Tirta Kalimaya mengelola 14 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak. Namun pada periode sebelumnya, pelayanan PDAM sempat banyak dikeluhkan oleh pelanggan.
Karena itu, berbagai langkah pembenahan terus dilakukan agar pelayanan air bersih dapat berjalan lebih optimal. “Kami berharap dengan pembenahan yang dilakukan, Perumdam Tirta Kalimaya bisa kembali mendapat kepercayaan pelanggan,” ujarnya.
Selain meningkatkan pelayanan, kata Ni’matullah, perbaikan tersebut juga diharapkan dapat berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terkait penyertaan modal pada tahun 2026, ia mengaku hingga saat ini belum ada tambahan penyertaan modal dari pemerintah daerah.
Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan potensi yang ada sambil menunggu dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Lebak. “Kebutuhan sudah kami sampaikan. Nanti pemerintah daerah yang akan menganggarkannya,” katanya.
Sementara, Ketua Fraksi Golkar DPRD Lebak, Muammar Adi Prasetya menilai masih terdapat sejumlah persoalan mendasar di tubuh Perumdam Tirta Kalimaya yang perlu segera dibenahi. Salah satunya terkait kondisi pompa air, baik pompa pengambilan air baku maupun pompa distribusi ke pelanggan.
“Memang banyak persoalan terkait Perumdam ini, dan satu per satu harus cepat dibenahi,” ujarnya. Menurut Muammar, kondisi pompa yang tidak optimal dapat berdampak langsung terhadap distribusi air bersih kepada pelanggan. (mulyana)