SATELITNEWS.COM TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan milik warga di Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Rabu (11/3/2026). Program ini dilakukan untuk mendekatkan layanan kesehatan hewan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies.
Kepala UPTD Puskeswan Kota Tangerang drh Wina Listiana mengatakan vaksinasi diberikan kepada sejumlah hewan peliharaan yang berpotensi menularkan rabies, seperti anjing, kucing, kera, dan musang. Program tersebut diperuntukkan bagi hewan peliharaan milik warga yang berdomisili di Kota Tangerang.
“Kegiatan hari ini adalah vaksinasi rabies pada hewan kesayangan seperti anjing, kucing, kera, dan musang. Program ini ditujukan bagi hewan peliharaan milik warga Kota Tangerang,” ujar Wina. Ia menjelaskan kegiatan vaksinasi rabies telah dimulai sejak Februari 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Tangerang. Pelaksanaannya dikolaborasikan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan di sejumlah wilayah.
Menurut Wina, DKP sengaja menghadirkan layanan vaksinasi di kelurahan dan kantor kecamatan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan hewan. “Kami berkolaborasi dengan Gerakan Pangan Murah dan mendatangi kelurahan maupun kantor kecamatan supaya pelayanan kesehatan hewan bisa lebih dekat kepada warga,” katanya.
Dalam setiap kegiatan, DKP menyiapkan sekitar 30 dosis vaksin rabies untuk hewan peliharaan warga. Hewan yang datang akan dilayani sesuai dengan jumlah dosis yang tersedia pada setiap titik kegiatan. “Untuk setiap lokasi kami menargetkan sekitar 30 ekor hewan karena menyediakan 30 dosis vaksin. Hewan yang bisa divaksin antara lain anjing, kucing, kera, dan musang,” ujarnya.
Wina menambahkan vaksinasi rabies penting dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan penyakit dari hewan ke manusia. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular melalui gigitan hewan yang terinfeksi. Ia menyebutkan hingga saat ini Kota Tangerang masih berstatus bebas kasus rabies atau zero case rabies. Kendati demikian, upaya edukasi kepada masyarakat tetap dilakukan agar pemilik hewan peliharaan memperhatikan kesehatan hewannya.
Baca Juga: Panen Jagung Wilayah Batuceper
“Rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Kota Tangerang saat ini termasuk zero case rabies, namun pemerintah tetap berkewajiban memberikan edukasi agar pemilik hewan peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya,” kata Wina.
Selain vaksinasi, DKP juga mengingatkan pemilik hewan agar memperhatikan kesejahteraan hewan peliharaannya. Hal itu antara lain dengan memberikan makanan yang cukup, menyediakan tempat tinggal yang layak, serta melakukan perawatan secara rutin. “Memelihara hewan harus memperhatikan kesejahteraannya, seperti memberi nutrisi yang cukup, tempat tinggal yang nyaman, serta rutin membawa ke dokter hewan,” ujarnya.
Wina menambahkan layanan vaksin rabies juga tersedia secara gratis di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Tangerang. Selain itu, DKP juga menyediakan layanan vaksinasi keliling yang rutin dilakukan di berbagai wilayah. “Vaksin rabies ini disediakan gratis oleh Pemkot Tangerang. Warga bisa datang ke Puskeswan atau mengikuti kegiatan Puskeswan keliling yang jadwalnya diumumkan melalui media sosial DKP,” katanya.
Menurut dia, program vaksinasi rabies merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah daerah. Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Tangerang menyiapkan sekitar 800 dosis vaksin rabies setiap tahunnya. “Program ini terus berjalan setiap tahun dan pemerintah menyediakan sekitar 800 dosis vaksin rabies,” ujarnya.
Lurah Kebon Besar, Haerudin, mengatakan pihak kelurahan turut membantu menyosialisasikan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat. Informasi disampaikan melalui kelompok komunikasi warga seperti grup WhatsApp RT dan RW, serta kepada warga yang datang ke kantor kelurahan. “Dalam rangka vaksinasi hewan di Kebon Besar, kami menyampaikan kepada warga melalui imbauan, melalui grup WA RT dan RW, maupun secara langsung kepada warga yang datang ke kantor kelurahan,” kata Haerudin.
Ia menambahkan pihak kelurahan juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program vaksinasi hewan yang disediakan pemerintah. Sosialisasi dilakukan melalui perangkat wilayah dan forum lembaga yang ada di tingkat kelurahan. “Kami terus mengimbau masyarakat melalui RT, RW, dan forum lembaga di kelurahan. Kami juga memfasilitasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh dinas terkait,” ujarnya. (ari)
Baca Juga: Program Vaksinasi Rabies di Kota Tangerang Disambut Antusias
























