SATELITNEWS.COM, LEBAK—Enam hari menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, arus mudik mulai terasa di Stasiun Ultimate Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Sejak siang hingga sore hari, stasiun yang menjadi penghubung perjalanan menuju wilayah Banten dan Jakarta itu dipadati penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kepadatan terlihat di sejumlah titik, terutama di pintu gate tiket otomatis dan reader gate penumpang yang datang dari arah Jakarta.
Antrean penumpang tampak mengular hingga mendekati area peron. Informasi yang dihimpun, peningkatan jumlah penumpang yang datang maupun turun dari kereta rel listrik (KRL) dan kereta lokal sudah mulai terjadi sejak Sabtu (14/3/2026).
Kondisi serupa juga terlihat di area keberangkatan penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Merak. Para penumpang terlihat membawa berbagai barang bawaan seperti koper, kardus, serta tas berukuran besar. Arus penumpang didominasi warga Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang yang bekerja di wilayah Jabodetabek dan pulang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
“Dua hari ini peningkatan penumpang sudah terjadi, kebanyakan yang turun,” ujar seorang petugas di Stasiun Rangkasbitung yang enggan disebutkan namanya, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan, arus penumpang yang datang berasal dari berbagai wilayah di Jakarta. Sementara, jumlah penumpang yang melanjutkan perjalanan menuju Merak juga mulai meningkat.
Baca Juga: Stasiun Rangkasbitung Jadi yang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026
Menurutnya, untuk perjalanan menuju Merak pada beberapa hari ke depan tidak seluruh tiket dapat dibeli secara daring karena sebagian sudah habis dipesan.
“Kalau ke Merak itu dari tanggal 13 sampai 14 sebagian sudah tidak bisa beli online, jadi harus langsung di loket. Tapi untuk hari ini masih ada yang bisa pesan online,” katanya.
Sementara, seorang pemudik asal Kabupaten Serang, Lia Oktaviani (25), mengaku memilih kereta sebagai moda transportasi untuk pulang kampung karena tarifnya relatif terjangkau. “Aku dari Jakarta mau pulang ke Serang. Naik kereta karena lebih murah,” ujarnya.
Lia mengungkapkan, kondisi kereta yang ditumpanginya dari Jakarta cukup padat. Bahkan, keterlambatan keberangkatan membuatnya harus menunggu kereta lanjutan menuju Merak.
“Ramai banget di kereta dari Jakarta. Tadi sebenarnya mau ke Merak jam lima, tapi dari Jakarta telat, jadi sekarang nunggu yang jam tujuh,” katanya.
Meski demikian, Lia memastikan telah mendapatkan tiket perjalanan dan tidak mengalami kendala berarti selama proses pembelian.
Baca Juga: Terminal Poris Plawad Masih Dipadati Pemudik
Ia menambahkan, kepulangannya ke kampung halaman akan dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga selama masa libur Lebaran. “Paling kumpul sama keluarga, habis itu mungkin liburan juga bareng keluarga,” pungkasnya.
Seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri, arus penumpang di Stasiun Rangkasbitung diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Stasiun ini menjadi salah satu titik penting pergerakan pemudik dari wilayah Jabodetabek menuju Banten maupun jalur penyeberangan ke Sumatra melalui Pelabuhan Merak.(mulyana)

















