SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Dalam upaya mencegah aksi tawuran antar pelajar, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Polsek Ciputat Timur menggelar kegiatan Program Pembinaan dan Penyerahan Senjata Tajam serta Pencegahan Tawuran Antar Pelajar (Cetar) pada, Selasa (17/3/2026) dini hari.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Ciputat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo didampingi Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq bersama unsur pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta para ketua RT dan RW setempat.
Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo menegaskan bahwa ini merupakan langkah preventif dan pendekatan humanis Polri dalam menangani permasalahan tawuran pelajar yang kerap terjadi, terutama di bulan Ramadan.
“Bulan Ramadan adalah bulan suci, sangat ironis jika justru diisi dengan aksi tawuran. Kami mengedepankan upaya preemtif dan pembinaan. Namun kami juga berharap dukungan masyarakat agar anak-anak kita tidak lagi terlibat tawuran,” ujarnya.
Boy juga memberikan kesempatan kepada para pelaku yang terlibat untuk secara sukarela menyerahkan senjata tajam yang digunakan saat aksi tawuran.
“Kami memberikan waktu sampai Selasa (17/3) pukul 24.00 WIB bagi yang masih menyimpan senjata tajam untuk segera menyerahkannya. Kami jamin keselamatan bagi anak-anak yang kooperatif. Namun apabila tidak diserahkan, tentu akan ada tindakan berbeda sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.
Baca Juga: Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menyampaikan bahwa melalui program ini merupakan bentuk pemolisian modern yang menitikberatkan pada pencegahan melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Diharapkan melalui pendekatan pembinaan dan partisipasi masyarakat, potensi tawuran pelajar di wilayah Ciputat Timur dapat diminimalisir sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, khususnya selama bulan Ramadan,” paparnya.
Sementara, Lurah Ciputat Iwan P. menyampaikan bahwa pendekatan pembinaan terhadap para pelajar lebih diutamakan agar mereka tidak kembali mengulangi perbuatannya.
Sebagai bentuk solusi alternatif bagi generasi muda, pihak kelurahan juga berencana mengadakan kegiatan positif seperti pertandingan olahraga dan tarung bebas (MMA) secara profesional yang akan dilaksanakan di Mako Brimob Ciputat setelah Hari Raya Idul Fitri.
Pada kegiatan tersebut, dua pemuda yang sebelumnya terlibat tawuran turut hadir dan menyerahkan senjata tajam yang mereka miliki. Dari hasil penyerahan secara sukarela, petugas mengamankan sejumlah barang berupa 1 pedang, 3 celurit, dan 1 stik golf. (eko)
























