SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Jembatan Gantung Garuda di Kampung Cibodas, Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, merupakan hasil kerja sama antara TNI-AD dan masyarakat, yang diharapkan dapat memperlancar akses dan meningkatkan kualitas hidup warga sekitar.
Demikian disampaikan Danramil Cigeulis Kodim 0601/Pandeglang Kapten (Arh) Asep Kandana, saat peresmian Jembatan Gantung Garuda tersebut, belum lama ini.
“Saya berharap, jembatan ini dapat menjadi simbol kebersamaan dan kemajuan bagi masyarakat, serta meningkatkan perekonomian dan pendidikan di daerah ini,” kata Danramil, Kamis (19/3/2026).
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, yang telah bekerja sama dengan TNI-AD dalam pembangunan jembatan ini.
“Semoga jembatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” tandasnya.
Sementara, Camat Cigeulis Hapid menyatakan, perbaikan pembangunan jembatan gantung ini merupakan hasil kerja sama antara TNI-AD dan masyarakat.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Saya berharap, jembatan ini dapat menjadi simbol kebersamaan dan kemajuan bagi masyarakat, serta meningkatkan perekonomian dan pendidikan di daerah ini. Terima kasih kepada TNI-AD, yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Semoga dapat meningkatkan akses transportasi masyarakat, serta berdampak pada peningkatan perekonomian,” ungkap Camat.
Dalam kesempatannya, Kades Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Jajat Sudrajat mengatakan, dengan terbangunnya jembatan gantung yang ada di Desa Sinarjaya, aktivitas masyarakat dapat semakin lancar.
“Kami sangat membutuhkan jembatan, walaupun katanya ada yang bicara kok cuman kecil, tapi Alhamdulillah ini sangat bermanfaat,” tukasnya.
Diharapkannya pula, Jembatan Garuda dapat menjadi solusi infrastruktur yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pedesaan.
Keberadaan jembatan ini sangat penting, ujarnya lagi, karena menjadi satu-satunya akses penghubung antar kampung di Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, sehingga mobilitas warga kembali normal dan roda perekonomian perlahan dapat bergerak kembali. (mardiana)
























