SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital milik Sinar Mas Land, membuka peluang luas bagi perusahaan teknologi global untuk menguji sekaligus mengkomersialisasikan inovasinya di Indonesia melalui platform co-innovation InnoLab.
Melalui platform ini, perusahaan global dapat mengeksplorasi implementasi teknologi serta mengembangkan proof-of-concept (PoC) dalam ekosistem yang terintegrasi. Salah satu perusahaan yang telah memanfaatkan InnoLab adalah Nitto Denko Asia Technical Centre. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan global dapat menguji teknologi sekaligus mengembangkan PoC di Indonesia.
InnoLab dirancang tidak hanya sebagai forum kolaborasi, tetapi juga sebagai execution platform yang menyediakan jalur jelas, mulai dari eksplorasi teknologi hingga kesiapan pasar.
Melalui InnoLab, perusahaan global dapat mengakses ekosistem startup dan mitra industri yang telah terkurasi, serta melakukan business matching yang disesuaikan dengan kebutuhan strategis dan operasional. Platform ini juga memungkinkan pengembangan PoC dalam skala kota, sehingga berbagai solusi teknologi dapat diuji dalam konteks penggunaan nyata.
Selain itu, perusahaan dapat mengukur kesiapan pasar sebelum melakukan ekspansi lebih luas, sekaligus memperoleh dukungan implementasi langsung dalam ekosistem Sinar Mas Land. Pendekatan ini memberikan jalur yang lebih terstruktur untuk memvalidasi teknologi sekaligus mempercepat proses menuju komersialisasi di pasar Indonesia.
Partner Living Lab Ventures, Bayu Seto, mengatakan banyak perusahaan global memiliki teknologi matang, namun membutuhkan platform yang tepat untuk lokalisasi dan validasi pasar.
Baca Juga: Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
“Kami melihat banyak perusahaan global memiliki teknologi yang sangat matang, namun membutuhkan platform yang tepat untuk melakukan lokalisasi dan validasi pasar. InnoLab menghadirkan kerangka kerja terstruktur yang memungkinkan proses tersebut berjalan cepat, terukur, dan berbasis kebutuhan industri. Kami membuka kesempatan bagi perusahaan dari berbagai negara yang ingin menguji dan mengembangkan teknologinya di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, President Nitto Denko Asia Technical Centre, Ryota Masuda, menyampaikan bahwa InnoLab memberikan dukungan kuat dalam hal jejaring, pengembangan bisnis, hingga pembangunan ekosistem.
“Melalui InnoLab, kami memperoleh dukungan yang sangat kuat dalam hal networking, pengembangan bisnis, serta pembangunan ekosistem, dan kami sudah mulai melihat progres nyata dari berbagai inisiatif PoC yang dijalankan. Dengan populasi yang besar dan keterbukaan terhadap ide-ide baru, Indonesia menawarkan lingkungan yang sangat menarik untuk menciptakan bisnis baru sekaligus mempercepat implementasinya. Kami juga sangat mengapresiasi upaya transformasi digital yang dilakukan oleh Sinar Mas Land, dan berharap kolaborasi dengan InnoLab dapat semakin mempercepat proses validasi hingga komersialisasi di pasar Indonesia,” ungkapnya.
Keunggulan utama InnoLab terletak pada integrasinya dengan BSD City, mega township seluas 6.000 hektare yang dikembangkan Sinar Mas Land dengan populasi lebih dari 500.000 jiwa. Kawasan ini mencakup berbagai kategori teknologi yang relevan dengan pengembangan solusi industri dan perkotaan, mulai dari advanced materials & construction solutions, smart infrastructure & building systems, environmental & sustainability technology, industrial applications, hingga urban technology solutions.
CEO Digital Business Sinar Mas Land, Mulyawan Gani, menambahkan BSD City dikembangkan sebagai living laboratory yang memungkinkan inovasi diuji dalam skala nyata.
“BSD City kami kembangkan sebagai living laboratory yang memungkinkan inovasi diuji dalam skala nyata. Dengan ekosistem residensial, komersial, pendidikan, hingga kawasan industri yang terintegrasi, kami dapat memfasilitasi berbagai skema PoC secara langsung. Kami mengundang perusahaan global yang ingin menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis untuk memanfaatkan InnoLab dan BSD City sebagai platform validasi dan komersialisasi teknologi,” jelasnya.
Baca Juga: Cegah Judol, Propam Polresta Tangerang Razia Ponsel Anggota
LLV pun membuka peluang bagi perusahaan teknologi dari berbagai sektor dan negara untuk memanfaatkan InnoLab sebagai platform pengujian dan pengembangan teknologi di Indonesia. Melalui ekosistem ini, perusahaan dapat menguji solusi dalam konteks pasar lokal, mempercepat validasi teknologi, menjalin kemitraan dengan startup lokal, serta membangun pipeline komersialisasi jangka panjang.
Dengan pendekatan terbuka dan berbasis kebutuhan industri, InnoLab menjadi platform strategis bagi perusahaan global untuk bergerak dari tahap inovasi menuju implementasi nyata di pasar Indonesia. (aditya)





















