Jumat, 11 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Uang Kompensasi Tak Disetor, PT Cilamaya Diprotes Warga

Oleh Made Nusantara
Selasa, 14 Jul 2020 07:45 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang
Uang Kompensasi Tak Disetor, PT Cilamaya Diprotes Warga

MEDIASI: Suasana mediasi antara warga dan PT Cilamaya, Senin (13/7). (IRFAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, PINANG—Warga RT 07 / 01, Kelurahan Panungganggan Utara, Kecamatan Pinang memprotes PT Cilamaya. Protes warga disampaikan lantaran perusahaan penyedia air bersih tidak pernah menyerahkan uang retribusi keluar masuk truk yang diperuntukkan bagi warga selama empat tahun.

Warga kemudian menutup akses jalan yang dilalui truk menuju perusahan untuk membeli air. Uang  sebesar Rp 4.000 per truk itu diberikan kepada warga melalui perusahaan dan merupakan biaya retribusi karena truk air telah melewati jalur warga.

Salah satu warga Marsudi menjelaskan, biaya tersebut sesuai dengan kesepakatan. Warga dan perusahaan setuju untuk memberikan uang retribusi sebesar Rp 4 ribu. Namun, sudah empat tahun ini warga tak menerima uang tersebut.  “Itu uang dari sopir untuk warga. Kita seharusnya menerima satu truk itu Rp 4 ribu,” ujarnya Senin, (13/7).

Sistemnya, setiap sopir memberikan uang retribusi kepada perusahaan sebesar Rp 4.000. Kemudian, setiap minggunya perusahaan menyetorkan uang tersebut kepada warga. “Padahal kan itu uang kami dari sopir bukan dari perusahaan. Tapi kenapa perusahaan tidak memberikan kepada kami,” ujar Marsudi.

Marsudi menjelaskan uang retribusi memang sudah seharusnya diberikan lantaran sudah ada kesepatakan antara warga dan perusahaan. Lantaran, dampak yang dihasilkan dari keluar masuk kendaraan bertonase besar. Mulai dari kebisingan suara mesin, hingga jalan hancur. “Itu sudah dari tahun 90-an (uang retribusi) jumlahnya kan naik seiring berjalannya waktu. Sampai Rp 4.000 tapi tidak kami terima selama empat tahun ini. Oleh karenanya kita menuntut uang kami yang empat tahun itu,” ujarnya.

Marsudi mengatakan pihak perusahaan beralasan, uang tersebut digunakan sebagai pemeliharaan jalan. Jalan yang dulu rusak kini telah di beton oleh perusahaan. Kendati, tidak ada komunikasi antara warga dengan perusahaan terkait pengecoran jalan. “Ini di cor tahun lalu memang kata perusahaan pakai uang itu (retribusi) tapi tidak ada komunikasinya dengan warga,” katanya.

Baca Juga: Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi

Untuk sementara ini, warga dan perusahaan sepakat untuk kembali memberikan uang retribusi dari sopir. Namun, dengan pembagian Rp 2.000 untuk warga. Sementara Rp 2.000 untuk pemeliharaan jalan. “Untuk saat ini kita sepakat dulu. Karena kasian suplier air (sopir truk) mereka ingin cari makan,” ujar Marsudi.

Lurah Panunggangan Utara, Warji mengatakan memang sudah seharusnya uang retribusi tersebut diberikan. Pasalnya uang tersebut berasal dari suplier yang membeli air ke perusahaan itu.  “Itu haknya warga mendapat kompensasi dari lalu lalang mobil 24 jam kasian warga. Warga merasa terganggu dan segala macam belum lagi ada pentalan batu dari mobil ke rumah warga,” kata dia.

BeritaTerbaru

Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Jumat, 11 Sep 2026 08:31 WIB
Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Jumat, 11 Sep 2026 08:11 WIB
Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang

Jumat, 11 Sep 2026 07:55 WIB

Mahasiswa UIN Jakarta Demo, Desak Dugaan Korupsi Diusut

Kamis, 10 Sep 2026 22:58 WIB

Sebelumnya, kata Warji, PT Cilamaya juga sempat bersitegang dengan warga terkait jalan rusak. Menurut Warji, jalan yang sempat rusak parah disebabkan oleh lalu lalang truk bertonase besar. “Itu dulu jalan rusak bisa dicor kan hasil mediasi warga dengan perusahaan. Satu tahun itu mediasinya di paksa dulu mereka (perusahaan),” katanya.

Warga, lanjut Wardi meminta perbaikan jalan namun Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas PUPR tidak bisa merealisasikannya. Lantaran status kepemilikannya. Jalan tersebut sebenarnya tanggung jawab Bina Marga.  “Jadi kita mengusulkan ke PU tapi tidak bisa. Karena ini milik Kementerian PU Bina Marga. Memang ini juga jalur usaha, makannya tidak mau. Ya jadi kita minta tanggung jawab perusahaan,” ujarnya.

Sementara, Manajer PT Cilamaya Handoko menyatakan, dana tersebut telah digunakan untuk perbaikan jalan rusak. “Jadi itu untuk perbaikan jalan, terus kasih sembako hari raya untuk warga. Pemeliharaan arus operasional keluar masuk mobil, terus sama ini kan kami ada kredit delapan mobil (truk air) jadi itu sih yang dari perusahaan yang bisa disampaikan,” ujarnya saat mediasi. (irfan/made)

Tags: dana kompensasikota tangerangmediasipinangprotes wargapt cilamaya
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik
Kabupaten Tangerang

Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Kamis, 10 Sep 2026 19:28 WIB
Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi

Kamis, 10 Sep 2026 19:23 WIB
Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar untuk UMKM, Anak Yatim dan Disabilitas
Bisnis

Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar untuk UMKM, Anak Yatim dan Disabilitas

Kamis, 10 Sep 2026 19:19 WIB
Headline

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
EJN Berguru ke Maestro Bambu, Siapkan Gerakan Pelestarian Bambu di Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

EJN Berguru ke Maestro Bambu, Siapkan Gerakan Pelestarian Bambu di Kabupaten Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi
Headline

Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi

Kamis, 10 Sep 2026 17:23 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

AUDIENSI -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani beserta jajarannya, menyampaikan usulan program ke Bapanas dan Kementan. (ISTIMEWA)

Bupati Pandeglang Usulkan Berbagai Program ke Kementan dan Bapanas

Selasa, 8 Sep 2026 11:24 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
BERBINCANG -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berbincang dengan seorang keluarga jurnalis yang masih menunggu proses pencarian. (ISTIMEWA)

Temui Keluarganya, Bupati Dewi Berharap Semuanya Tak Berhenti Berdoa

Jumat, 11 Sep 2026 13:50 WIB
TUNJUKKAN DATA -- Kepala Bidang (Kabid) Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan pada Bapenda Kabupaten Serang, Gun Gun Ahmad Wiguna, menunjukkan data. (ISTIMEWA)

Bapenda Kabupaten Serang Tarik Pajak Dari Tiga Pulau

Selasa, 8 Sep 2026 16:57 WIB
DOA BERSAMA -- Para wartawan yang tergabung dalam SMSI - PWI Kabupaten Pandeglang, beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang, menggelar doa bersama, di Sekber Cikupa, Kecamatan Pandeglang, Kamis (10/9/2026) malam. (ISTIMEWA)

Lautan Doa di Pandeglang Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Jumat, 11 Sep 2026 12:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.