SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Wilayah Tangerang Raya diprediksi masih akan mengalami hujan yang disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini sejalan dengan masa peralihan musim atau pancaroba yang tengah berlangsung di sebagian wilayah Indonesia.
Kondisi tersebut tetap perlu diantisipasi karena berpotensi disertai angin kencang yang bisa menyebabkan dampak seperti pohon tumbang maupun gangguan aktivitas masyarakat.
“Untuk wilayah Tangerang Raya, potensi hujan diprakirakan ringan hingga sedang, namun masih berpotensi disertai angin kencang,” ujar Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).
Hartanto menyampaikan bahwa untuk periode 31 Maret hingga 2 April 2026, wilayah Banten secara umum berada pada kategori waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Wilayah Banten umumnya berada pada kategori waspada hujan sedang hingga lebat, terutama di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak,” ujarnya.
BMKG juga menekankan bahwa masa pancaroba sering kali ditandai dengan perubahan cuaca yang cepat dan tidak menentu. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan genangan air di sejumlah titik rawan.
Baca Juga: 392 Jemaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Pulang, Tujuh Orang Meninggal di Arab Saudi
Selain kesiapsiagaan, masyarakat juga diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti aplikasi InfoBMKG dan media sosial resmi BMKG Wilayah II. Hal ini penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.
Dengan langkah antisipasi yang tepat dan informasi yang akurat, diharapkan masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan aman meski di tengah kondisi cuaca yang dinamis.
Diketahui, angin kencang sempat menerjang sejumlah wilayah di Tangerang. Pohon-pohon tumbang hingga atap stadion dilaporkan hancur terbawa angin, pada Senin (30/3) kemarin. (eko)
