SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sebanyak 392 jemaah haji asal Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam Kloter 12 JKB telah kembali ke Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah dan Madinah, Arab Saudi. Namun, dalam penyelenggaraan haji tahun ini, tujuh jemaah asal Kabupaten Tangerang dipastikan meninggal dunia di Arab Saudi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan para tamu Allah SWT asal Kabupaten Tangerang telah kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat dan sehat. Rombongan Kloter 12 JKB tiba di Asrama Haji Provinsi Banten, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (17/6/2026).
“Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) kita menyambut kepulangan mereka dalam keadaan selamat sebagai tamu-tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Selamat kepada seluruh jemaah Kabupaten Tangerang dan keluarga, semoga menjadi haji yang mabrur,” kata Soma Atmaja kepada Satelit News.
Menurut Soma, kepulangan para jemaah bukanlah akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar di tengah masyarakat. Predikat haji mabrur, kata dia, harus tercermin dalam perubahan sikap, akhlak, kejujuran, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jagalah kemabruran haji dengan senantiasa meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, serta menjadi pribadi yang membawa kesejukan bagi lingkungan. Jadilah penggerak kehidupan keagamaan di lingkungan masing-masing, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta turut menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat,” tandasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penguatan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, peningkatan pelayanan administrasi, dukungan transportasi, pembinaan manasik, hingga rencana pembangunan pusat manasik haji sebagai sarana pembelajaran bagi calon jemaah agar lebih siap menjalankan ibadah ke Tanah Suci.
Baca Juga: Terangi 137 Ruas Jalan, Dishub Kabupaten Tangerang Butuh 16.500 PJU Baru
“Kami menyadari bahwa pelayanan kepada jemaah haji merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang harus terus ditingkatkan kualitasnya. Oleh karena itu, berbagai masukan dari para jemaah akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun mendatang semakin baik,” jelasnya.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten beserta seluruh jajaran atas pelayanan yang diberikan kepada jemaah haji Kabupaten Tangerang.
“Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten dan seluruh jajarannya yang selama ini selalu memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji yang berasal dari Kabupaten Tangerang maupun kloter-kloter lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten, Hasim Samsudin, mengatakan Kloter 12 JKB yang tiba berjumlah 392 orang. Rombongan tersebut merupakan gelombang keempat kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Tangerang, sehingga total jemaah yang telah kembali mencapai 1.545 orang.
“Kami serahkan jemaah haji asal Kabupaten Tangerang kepada Bapak Sekretaris Daerah, Soma Atmaja. Kloter 12 JKB berjumlah 392 orang. Semoga jemaah asal Kabupaten Tangerang menjadi haji yang mabrur, sehat, dan mampu menjadi teladan keimanan serta kebajikan di masyarakat,” ujarnya.
Hasim menambahkan, dari total 2.228 jemaah yang tergabung dalam penyelenggaraan haji tahun ini, sebanyak 2.090 orang merupakan jemaah asal Kabupaten Tangerang. Dari jumlah tersebut, tujuh orang meninggal dunia di Arab Saudi dan dimakamkan di Saraya Suhada Al-Haram.
Baca Juga: Wabup Tangerang Intan Hadiri Purnawiyata SDN Peusar, Dorong Pengembangan Bakat dan Karakter Siswa
Ketujuh jemaah yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Cikupa, Kosambi, Kronjo, Kresek, Balaraja, dan Gunung Kaler.
“Ada tujuh jemaah yang meninggal di Arab Saudi dan dimakamkan di sana. Ketujuh jemaah tersebut bernama Aman Satim (68), Jana Abas (70), Neneng Rochmiyati (63), Suandi Salib (51), Abdul Wahib (67), Wanah Salwan (55), dan Supiyah Kusman (62),” katanya. (alfian/aditya)
