SATELITNEWS.COM, SERANG – Dua orang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panenjoan, yang berlokasi di Desa Teras,bKecamatan Carenang, Kabupaten Serang, dilarikan ke Puskesmas akibat terkena ledakan mesin pengering ompreng. Peristiwa tersebut, sudah dilaporkan terhadap SPPG pusat.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi kemarin. Saat itu, pekerja tengah melaksanakan pencucian ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG).
Saat proses pengeringan, tiba-tiba terjadi ledakan yang bersumber dari mesin streamer untuk mengeringkan wadah berbahan stainless steel.
Kordinator Lapangan SPPG Carenang Binuang Ade Yusuf, membenarkan kejadian tersebut. Diakuinya, pihaknya mendapat informasi langsung dari Kepala SPPG Panenjoan.
“Ya, informasinya kemarin. Saya juga mendapat informasi sekitar jam 12.00 WIB siang, itu dari kepala SPPG nya.” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia mengatakan, terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada relawan MBG, sebetulnya sedang diproses terkait BPJS.
Baca Juga: Hari Jadi Kabupaten Serang ke-500, Bukan Sekadar Momentum Seremonial
“Relawan ini belum terdaftar, karena lagi proses antrian, jadi kemungkinan biaya itu ditanggung pihak mitra terkait pengobatan dan perawatannya untuk korban.” ujarnya.
Ia menjelaskan, dua korban yang mengalami luka bakar dalam kejadian tersebut, akibat kelalaian.
“Kita sudah melakukan pelatihan teknis, terkait teknis – teknis di dapur. Ya karena kelalaiannya seperti, human eror dan segala macem.” tambahnya.
Selain itu, pihaknya sudah melaporkan ke SPPG Pusat terkait kejadian tersebut. “Sudah dilaporkan ke atas, karena itu laporan khusus, hanya saja karena kan belum ada BPJS dan belum terdaftar jadi ditanggung oleh mitra.” kata dia.
Menurutnya, terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) itu, wajib disiapkan SPPG, seperti Apar, sarung tangan dan lainnya, karena itu kebutuhan verifikasi awal sebelum dapur SPPG berjalan.
“Karena ini kan meledak yah kasusnya, karena ompreng itu gak dibuka dulu pengering omprengnya. Jadi langsung dinyalain, gak dibuka dulu lemarinya.” tukasnya.
Baca Juga: 500 Tahun Kabupaten Serang, Bupati Ratu Rahmatuzakiyah Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Terpisah, Camat Carenang, Imron saat dikonfirmasi juga membenarkan atas peristiwa tersebut. Katanya, peristiwa ledakan mesin pengering yang mengakibatkan dua pegawai dapur SPPG, terjadi kemarin.
Korban mengalami luka – luka. “Iya, SPPG Desa Panenjoan (Ledakan diakibatkan dari mesin pengering ompreng,red), 2 orang kemarin langsung ditagani Puskesmas,” tuturnya.
Terkait dengan dengan kondisi dapur SPPG tersebut, Imron mengungkapkan, jika saat ini masih beroperasi.
“Sudah disampaikan ke pusat, tapi saat ini masih beroperasi,” pungkasnya. (sidik)





















