SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Akibat kanan kiri ruas jalan nasional Kadubanen – Bypass, dibeberapa titik membutuhkan drainase agar air saat hujan tidak merusak badan jalan, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Banten membuat jalan drainase di dua titik yaitu, jalan Soekarno-Hatta bypass Kabupaten Lebak, dan perempatan lampu merah Kadubanen, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Penanganan Jalan Nasional Banten, Bagus Permana mengatakan, saat ini paket pembayaran drainase sedang berjalan.
“Ya perempatan Kadubanen, paket berjalan sekarang. Sama dengan yang di bypass, karena sisi yang tinggi tidak ada pembuangan air bisa merusak jalan,” kata Bagus kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).
Untuk pembuatan drainase baru, kata Bagus, menggunakan box pada titik yang penting terlebih dahulu.
“Menggunakan box 1×1, dengan panjang drainase 150 meter pada titik penting dulu,” tandasnya.
Bagus juga menjelaskan, untuk pembuatan drainase ini diperkirakan selesai dalam waktu 1 minggu, jika cuacanya mendukung.
Baca Juga: Babinsa Koramil 0101/Pandeglang Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 965 KPM
“Kalau cuaca bagus, tidak sampai 1 minggu pengerjaannya,” ucapnya.
Sementara, seorang pengendara motor yang melintas di perempatan Kadubanen, Mulyana mengaku, mendukung pengerjaan drainase itu. Agar ketika hujan mengguyur, aliran air lebih lancar.
“Intinya, jangan sampai air menggenang di jalan raya. Karena, mempercepat kerusakan jalan, terlebih mengganggu pengendara,” pungkasnya.
Pria berbadan sedang ini juga berharap, pengerjaannya tidak memakan waktu terlalu lama. Agar lalu lintas di sekitar perempatan Kadubanen, tetap lancar. (mardiana)
























