Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Tak Masuk Olahraga Unggulan, Jalan Sepak Takraw Makin Terjal

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 13 Apr 2026 16:05 WIB
Rubrik Bola & Sport
Tak Masuk Olahraga Unggulan, Jalan Sepak Takraw Makin Terjal

PELANTIKAN: Ketua PB PSTI Surianto melantik Pengprov PSTI Banten di bawah kepemimpinan Agus Supriatna (kanan) dalam prosesi pelantikan, Jumat (10/4). (GATOT RISWANDI PRASETYO /SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Jalan terjal merintangi perkembangan sepak takraw di Indonesia. Keputusan pemerintah tidak menjadikan sepak takraw sebagai prioritas menyebabkan perkembangan olahraga ini terhambat.

Ketua Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surianto mengungkapkan sepak takraw tidak menjadi unggulan dan prioritas karena dianggap belum mendunia. Hingga saat ini, sepak takraw baru bisa dipertandingkan di level Asia Tenggara dan Asia.

“Sepak takraw bukan unggulan dan prioritas karena hanya dipertandingkan di SEA Games dan Asian Games. Belum sampai ke Olimpiade,” ungkap Surianto seusai melantik pengurus PSTI Banten di Tangerang, Jumat (10/4) lalu.

Persoalan demi persoalan kemudian muncul seusai keputusan pemerintah tersebut. Salah satu permasalahan besar yang dihadapi adalah PSTI tidak lagi mendapatkan pendanaan dari Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga. Padahal, pendanaan dari pemerintah diperlukan untuk membiayai berbagai program PSTI. Di antaranya adalah pemusatan latihan nasional
(Pelatnas) sepak takraw. Untuk mengatasi masalah dana tersebut, kata dia, PSTI akan berusaha mencari sponshorship.

“Kami belum mendapatkan anggaran dari Kemenpora. Untuk sementara ini pelaksanaan program kerja masih dibiayai pengurus,” ujar Surianto.

PSTI pun terpaksa mengadakan pelatnas secara mandiri mulai 14 April 2026. Sebanyak 15 atlet putra dan 15 atlet putri akan menjalani training center sebelum dikirimkan ke Malaysia untuk mengikuti kejuaraan dunia sepak takraw.

Baca Juga: Metropolis Town Square Buka Lapangan Padel Indoor Premium di Tangerang

“Pelatnas ini inisiatif dari PB PSTI. Ini pelatnas mandiri,” imbuh dia.

Permasalahan berikutnya adalah sepak takraw terancam tidak dipertandingkan di ajang PON XXII 2028/NTT-NTB. Surianto menegaskan tidak dipertandingkannya sepak takraw juga disebabkan masalah biaya.

BeritaTerbaru

Tak Cuma Kejar Medali, Atlet KONI Kabupaten Tangerang Donor Darah Sambut Haornas 2026

Tak Cuma Kejar Medali, Atlet KONI Kabupaten Tangerang Donor Darah Sambut Haornas 2026

Rabu, 9 Sep 2026 17:33 WIB
Barcelona vs Feyenoord, Berharap Tren Positif Menular ke Liga Champions

Barcelona vs Feyenoord, Berharap Tren Positif Menular ke Liga Champions

Rabu, 9 Sep 2026 07:33 WIB
Napoli vs Arsenal, Ujian Awal Ambisi di Eropa

Napoli vs Arsenal, Ujian Awal Ambisi di Eropa

Rabu, 9 Sep 2026 07:28 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB

“Kami belum tentu masuk PON karena anggarannya dibatasi. Ini tergantung Kemenpora, apakah kami diikutkan di PON atau tidak,” ungkap Surianto.

Di tengah keterbatasan anggaran, PSTI berharap sepak takraw dapat terus berkembang. Pembinaan atlet tetap harus dilakukan.

Saat melantik Pengprov PSTI Provinsi Banten periode 2026-2030, Surianto meminta agar organisasi yang dipimpin Agus Supriatna mengutamakan program pembinaan atlet secara berjenjang.

“Kami berpesan agar Pengprov PSTI Banten melakukan pembinaan secara berjenjang mulai SD, SMP dan SMA. Sehingga bisa menghasilkan atlet yang akan dibina di level nasional,” ujar Surianto.

Baca Juga: Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI

Dia menilai atlet sepak takraw di Banten memiliki potensi untuk berkembang lebih baik. Itu dilihat dari keberhasilan Banten meraih medali di berbagai kejuaraan sepak takraw. Di antaranya PON XXI Aceh-Sumut.

Ketua Pengprov PSTI Banten Agus Supriatna mengungkapkan pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan merupakan salah satu program yang akan dilaksanakan. Menurut dia, pembinaan dilakukan di level pengurus kota/pengurus kabupaten hingga ke tingkat provinsi.

Program kedua yang akan dilaksanakan adalah digitalisasi organisasi. Menurut Agus, digitalisasi dilakukan terhadap pendataan atlet.

Setelah itu, kata Agus, PSTI Banten juga berencana melakukan peningkatan kualitas wasit dan pelatih. Mantan Ketua PSTI Kabupaten Tangerang ini menegaskan wasit dan pelatih sepak takraw harus memiliki kompetensi.

“Kami juga ingin melakukan penguatan kompetisi yang terstruktur dan berjenjang. Saat ini atlet masih berlatih namun belum ada kompetisinya. Terkait kompetisi, tahun ini ada Popda dan Porprov Banten. Sehingga setelah Porprov kami baru akan melaksanakan kompetisi, “ujar Agus.

Pria yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang ini menambahkan memajukan sepak takraw tidak cukup program yang baik. Tapi juga memerlukan kolaborasi serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Dengan kolaborasi kita harapkan Banten bisa berprestasi di tingkat nasional,” pungkas Agus. (gatot)

Tags: m PONOlahragaPSTISepak Takraw
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana
Bola & Sport

Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Selasa, 8 Sep 2026 08:21 WIB
Al Nassr Telan Kekalahan Pertama
Bola & Sport

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 17:17 WIB
Inter Milan Lanjutkan Tren Positif, Bungkam Napoli
Bola & Sport

Inter Milan Lanjutkan Tren Positif, Bungkam Napoli

Minggu, 6 Sep 2026 17:14 WIB
28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang
Bola & Sport

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin
Bola & Sport

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
Inter Milan vs Napoli, Tuan Rumah Dibayangi Kenangan Buruk
Bola & Sport

Inter Milan vs Napoli, Tuan Rumah Dibayangi Kenangan Buruk

Sabtu, 5 Sep 2026 09:07 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan

Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan

Senin, 7 Sep 2026 17:37 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 8 September, Cek Lokasinya

Selasa, 8 Sep 2026 07:50 WIB
BELAJAR DARI RUMAH -- Seorang pelajar di Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, melakukan belajar dari rumah didampingi orang tuanya, usai Pemkab Lebak memberlakukan PJJ yang kembali di perpanjangan sampai 11 September 2026, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Dampak Erupsi GAK Masih Terasa, Pemkab Lebak Perpanjang Kebijakan PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 19:17 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.