SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Yudis Tiawan menceritakan keterkejutannya saat mendapat kabar wafatnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Rusdi Alam.
Pasalnya sekira dua atau tiga jam sebelum mendapat kabar duka, dirinya masih bertemu dan bercengkrama dengan Almarhum Rusdi Alam. “Jujur awalnya enggak percaya waktu baca kabar di grup, karena saya baru banget ketemu almarhum sebelumnya,” ujar Yudis kepada SatelitNews.Com.
Lebih lanjut Yudis menjelaskan, sekira pukul 15.00 WIB ia bertemu Rusdi untuk melayat ke rumah duka Direktur Yayasan Pondok Pesantren Al Hasyimiyyah yang juga mantan anggora DPRD Kota Tangerang, Kyai Haji Mustaya Hasyim.
Selama hampir satu jam bertemu ia mengaku tidak melihat tanda-tanda ataupun mendengar cerita keluhan sakitnya Rusdi baik secara langsung maupun dari kerabat terdekatnya.
Seusai melayat ke rumah duka Mustaya Hasyim dari kawasan Neglasari, Kota Tangerang, Rusdi mengaku hendak berolahraga ringan terlebih dahulu memanfaatkan hari libur. “Saya Minggu sore kira-kira jam 15.00 WIB sampai 16.00 WIB masih bareng sama almarhum, terus waktu mau pergi dari lokasi beliau ngomong mau olahraga jogging dulu dan saya jawab supaya jaga kesehatan,” ungkapnya.
Kendati demikian sekira tiga jam pasca pertemuan terakhirnya itu, Yudis melihat pesan meninggalnya Rusdi Alam melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Semula ia tidak langsung mempercayai kabar tersebut, langkah kroscek secara berlapis pun dilakukannya dengan menghubungi sejumlah rekan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Baca Juga: Pengadilan Agama Tigaraksa Sosialisasikan Isbat Nikah Terpadu di Dua Kecamatan
Setelah mendapat jawaban dan melihat sejumlah status ungkapan turut berduka cita, Yudis sempat menenangkan diri sejenak untuk menerima kabar yang mengejutkan bagi dirinya tersebut. “Saya sempat telepon teman-teman buat mastiin informasinya dan ternyata benar, baru saya menelaah sejenak untuk menerima kabar duka ini,” paparnya.
Menurut dia, Rusdi Alam merupakan sosok yang dikenal periang, baik dan selalu memikirkan nasib dan kesejahteraan banyak orang. Jiwa masyarakat yang melekat dalam dirinya menjadi hal yang paling dikagumi dari sosok Rusdi Alam.
“Almarhum sering telepon saya minta pendapat tentang langkah dan keputusan yang harus diambil untuk bisa melakukan kepentingan masyarakat,” ucapnya. “Saya kenal almarhum sudah dari dulu, jauh sebelum masuk ke anggota dewan, kami sesama pemuda yang bergerak dari bawah untuk kepentingan orang banyak,” kata dia. (ari)




















