SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Menjelang masa purna tugas atau pensiun, sebanyak 40 karyawan industri di PT Adis mengikuti pelatihan pengolahan ikan bersama Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/4). Kegiatan ini menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi melalui usaha baru di bidang makanan olahan ikan setelah tidak lagi bekerja.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui pengembangan UMKM. Para peserta yang merupakan karyawan PT Adis dipersiapkan untuk memiliki keterampilan wirausaha menjelang masa pensiun.
“Pelatihan ini merupakan salah satu program unggulan Dinas Perikanan dalam membangun kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha baru, serta mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang,” kata Rudi Hartono kepada Satelit News, Sabtu (11/4).
Menurut Rudi, kemandirian ekonomi melalui peningkatan keterampilan usaha menjadi hal penting, khususnya bagi pekerja yang memasuki masa purna atau pensiun. Sebab, meskipun aktivitas kerja berhenti, kebutuhan ekonomi tetap berjalan.
“Maka dari itu, membuka peluang usaha baru melalui keterampilan pascapensiun sangat penting untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari,” ujarnya.
Ia menilai Kabupaten Tangerang memiliki potensi pasar yang besar dengan jumlah penduduk sekitar 3,4 juta jiwa, bahkan termasuk kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di Indonesia. Kondisi tersebut membuat sektor usaha pangan, khususnya makanan olahan, memiliki prospek yang menjanjikan.
Baca Juga: Kapolresta Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kamtibmas
“Usaha di bidang makanan sangat berpotensi, apalagi di wilayah dengan jumlah penduduk padat seperti Kabupaten Tangerang,” katanya.
Rudi juga menyampaikan bahwa pelatihan serupa terbuka untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Warga dapat mendaftarkan diri sesuai minat, baik di bidang produk olahan beku (frozen food) maupun kuliner siap saji berbahan ikan. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk memulai usaha mandiri.
“Pelatihan ini juga dibuka untuk umum. Diharapkan masyarakat memiliki keterampilan untuk memulai usaha di sektor pengolahan ikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Karyawan PT Adis, Maryono, menambahkan bahwa kolaborasi antara PT Adis dan Dinas Perikanan menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap karyawan yang memasuki masa persiapan pensiun. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut setiap tahun.
“Program ini harus terus berjalan, karena setiap tahun akan selalu ada karyawan yang pensiun,” harapnya. (alfian/aditya)

















