SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak Kamis (16/4/2026) sore hingga malam hari memicu serangkaian bencana, mulai dari longsor, genangan banjir, hingga pohon tumbang di sejumlah titik.
Komandan Regu Satuan Tugas BPBD Kota Tangerang Selatan, Dian Wiryawan menyampaikan bahwa laporan pertama diterima pada pukul 18.46 WIB. Hingga pukul 23.20 WIB, tim gabungan masih melakukan penanganan di beberapa lokasi terdampak.
Peristiwa longsor terjadi di kawasan RT 001 RW 08 Kampung Tanah Sewaan, Kelurahan Bhakti Jaya, Kecamatan Setu. Material tanah dilaporkan menimpa tiga rumah warga serta dua unit kontrakan.
Petugas dari BPBD bersama Satpol PP, aparat kelurahan, dan kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Sejumlah barang milik warga berhasil dievakuasi guna mencegah kerugian lebih besar.
“Kita juga bantu evakuasi beberapa barang barang milik warga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” ujar Dian dalam Keterangan yang diterima, Jumat (17/4) pagi.
Selain itu, bantuan darurat berupa paket logistik, tambahan gizi, serta perlengkapan kebersihan telah disalurkan kepada warga terdampak. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat hujan.
Baca Juga: Bakar Sampah, Lahan Kosong di Karawaci Terbakar hingga 200 Meter Persegi
Di lokasi lain, sebuah pohon tumbang dilaporkan terjadi di Perumahan Nusaloka BSD, tepatnya di Jalan Yapen RW 08, Kelurahan Rawamekarjaya, Kecamatan Serpong. Kejadian ini sempat mengganggu akses jalan warga.
Beruntung, petugas bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi batang pohon tersebut. Saat ini, akses jalan telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.
“Akibat pohon tubuh itu berdampak terhadap akses jalan warga dan kondisi saat ini sudah ditangani,” katanya.
Sementara itu, genangan air hingga banjir melanda beberapa wilayah di Kecamatan Pamulang, dengan ketinggian air bervariasi.
Di Perumahan BPI Blok F RW 13, Kelurahan Pamulang Barat, tinggi muka air tercatat mencapai sekitar 30 cm dan berdampak pada 130 kepala keluarga.
Banjir juga terjadi di Perumahan Lembah Pinus RW 24 di kelurahan yang sama, dengan ketinggian air berkisar antara 25 hingga 50 cm. Sekitar 150 kepala keluarga terdampak.
Baca Juga: Personel Damkar Kota Tangerang Adu “Mekanik” dalam Fire Fighter Skill Challenge Competition
Selain itu, banjir juga merendam kawasan Jalan Flamboyan, tepatnya di sekitar area Tommy Salon Reni Jaya, dengan ketinggian air antara 20 hingga 40 cm. Sedikitnya 90 kepala keluarga terdampak.
BPBD Kota Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga di daerah rawan longsor dan banjir diminta segera melapor jika menemukan tanda-tanda bahaya, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga. (eko)
























