SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid At-Taqwa, Kampung Bunar, Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, Jumat (17/4/2026).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi jajaran Forkopimcam Cisoka, Kepala Desa Sukatani, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Bupati disambut hangat oleh jamaah dan warga sekitar, menciptakan suasana penuh keakraban sejak awal kegiatan.
Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kegiatan Jumling bukan sekadar agenda rutin, melainkan juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum ini, pemerintah berupaya hadir lebih dekat dan memahami langsung kebutuhan warga.
“Lewat Jumling ini, kami ingin memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir, bukan hanya di kantor, tapi di tengah masyarakat. Kami datang untuk mendengar langsung, melihat langsung, dan merasakan apa yang dirasakan warga,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dalam sambutannya, ia juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat peradaban umat. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan sosial dan pendidikan keagamaan.
“Masjid harus menjadi pusat kehidupan umat. Dari sinilah nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan akhlak mulia tumbuh dan menguat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Kapolresta Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kamtibmas
Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Bupati turut mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Sukatani yang dinilai menjadi kekuatan utama dalam pembangunan daerah. Ia menilai, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh besarnya partisipasi aktif masyarakat.
“Pembangunan itu bukan hanya soal jalan dan bangunan, tapi juga soal kebersamaan. Kalau warganya kompak, saling peduli, dan mau bergerak bersama, insyaAllah tantangan sebesar apa pun bisa kita hadapi,” tandasnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang kita bangun bukan hanya wilayahnya, tapi juga manusianya. Kalau masyarakatnya kuat, berakhlak, dan rukun, maka daerah ini akan maju dengan sendirinya,” tutupnya. (aditya)

















