Sabtu, 12 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Masih Marak di Banten, Masyarakat Blak-blakan Soal Dugaan Pungli Dilingkungan Samsat

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Minggu, 19 Apr 2026 14:35 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Masih Marak di Banten, Masyarakat Blak-blakan Soal Dugaan Pungli Dilingkungan Samsat

MEMERIKSA PELAYANAN : Gubernur Banten Andra Soni, memeriksa pelayanan Samsat Cikande, saat memberlakukan kebijakan penghapusan denda PKB, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Kebijakan Pemprov Banten, yang mewajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau pemilik kendaraan pertama saat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), rentan dijadikan ajang pungutan liar (pungli).

Bahkan, sejumlah masyarakat di Banten buka suara terkait maraknya dugaan praktik rasuah tersebut.

Diketahui, Pemprov Banten tetap mewajibkan penggunaan KTP pemilik pertama untuk membayar PKB. Kebijakan pembayaran pajak kendaraan bermotor, yang mewajibkan penggunaan KTP asli menuai sorotan masyarakat.

Aturan tersebut, dinilai justru membuka celah praktik percaloan atau yang dikenal dengan istilah ‘nembak’ alias pungli KTP, di sejumlah layanan Samsat.

Sejumlah warga mengeluhkan, bagi pemilik kendaraan yang tidak memegang KTP asli sesuai data kendaraan, proses pembayaran pajak menjadi lebih sulit. Kondisi ini diduga, mendorong munculnya praktik perantara tidak resmi dengan biaya tambahan.

Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, potensi perputaran uang dari praktik tersebut cukup besar. Misalnya, untuk kendaraan roda empat tanpa KTP, dikenakan biaya tambahan sekitar Rp100 ribu per unit.

Baca Juga: Safari Ramadan, Jadi Ajang Penyampaian Aspirasi Masyarakat Kepada Gubernur Banten

Jika dalam satu hari terdapat 40 kendaraan, maka total mencapai Rp4 juta. Sementara, untuk sepeda motor dengan biaya ‘nembak’ KTP sekitar Rp50 ribu per unit, dari 60 kendaraan dapat terkumpul sekitar Rp3 juta.

Dengan demikian, total perputaran uang dari praktik tidak resmi tersebut bisa mencapai Rp7 juta, hanya dalam satu hari di satu lokasi layanan.

BeritaTerbaru

MELAKUKAN PENCARIAN : Di hari keempat, tim SAR gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Jumat, 11 Sep 2026 19:57 WIB
PENDAMPINGAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di perairan kawasan Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)

PMI Banten Dampingi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 Sep 2026 18:56 WIB
MENUNJUKKAN LIFE JACKET : Pemilik Kapal Arupadatu 1, Sandi menunjukkan life jacket yang sempat ditemukan tim SAR gabungan. (ISTIMEWA)

Temuan Jaket Pelampung Dipastikan Bukan dari Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis

Jumat, 11 Sep 2026 18:49 WIB
Buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang. (ALFIAN/SATELIT NEWS)

Buruh Tangerang Kantongi Rekomendasi DPRD, Dorong Pengesahan RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Jumat, 11 Sep 2026 15:47 WIB

Hal ini, memunculkan pertanyaan terkait pengawasan serta transparansi pelayanan publik di sektor perpajakan kendaraan.

Di sisi lain, beberapa daerah di Indonesia justru menghadirkan kebijakan yang lebih memudahkan masyarakat.

Pemerintah daerah di sejumlah provinsi, diketahui memberikan keringanan seperti penghapusan denda atau program pemutihan pajak kendaraan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Di Jawa Barat, misalnya, kebijakan sebelumnya sempat memberikan berbagai kemudahan seperti bebas denda dan keringanan administrasi, guna mendorong masyarakat membayar pajak.

Baca Juga: Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Namun, kebijakan pemutihan tersebut telah dihentikan dan saat ini pembayaran pajak kembali diberlakukan normal sesuai aturan yang berlaku.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik, apakah Pemerintah Provinsi Banten akan mengadopsi kebijakan serupa yang lebih memudahkan masyarakat, atau tetap mempertahankan sistem yang dinilai berpotensi menimbulkan biaya tambahan tidak resmi.

Nur Wandi, Warga Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, mengakui dirinya sempat mencoba membayar pajak motor miliknya.

Akan tetapi, karena motor yang dia beli atas nama orang lain dan belum dilakukan balik nama, dirinya kesulitan untuk membayar pajak.

Bahkan, kata dia, ada beberapa orang yang menawarkan jasa untuk mengurus hal itu sampai selesai, namun harus membayarkan sejumlah uang mencapai sekira Rp1,5 juta.

Uang itu, untuk biaya nembak KTP dan biaya balik nama serta jasa mengurus administrasi.

“Itu belum termasuk untuk membayar pajak dan dendanya. Jadi uang itu, hanya untuk mengurus administrasi saja. Tetapi saya enggak mau, karena biayanya cukup besar,” katanya, sambil meminum kopi hitam di kediamannya, Minggu (19/4/2026).

Dia mengatakan, dugaan praktik pungli dalam mengurus surat dan pajak kendaraan bukan rahasia umum, bahkan pada saat Pemprov Banten memberlakukan pemutihan denda besar-besaran, banyak calo yang memanfaatkan hal itu.

“Walaupun pakai calo, tetapi memang semuanya diuntungkan. Cuman, alangkah baiknya kalau bayar pajak kendaraan itu enggak sulit dan berbelit-belit,” tambahnya.

Muhammad Ridwan, warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, mengatakan hal senada. Dugaan Praktik Pungli, dilingkungan Sistem Administrasi Manunggal Satu Pintu (Samsat) di semua wilayah di Banten, rentan terjadi.

“Sebetulnya hampir semua ya, bukan kata orang, ini saya yang mengalaminya sendiri. Jadi memang sudah bukan rahasia lagi itumah,” tukasnya.

Ridwan mengaku, aneh dengan kebijakan pemerintah, disatu sisi masyarakat diwajibkan membayar pajak bahkan akan didatangi ke rumah masing-masing. Sementara dalam praktiknya, masyarakat dipersulit untuk membayarkan kewajibannya itu.

“Jadi pemerintah ini maunya apa, suka enggak jelas kalau bikin kebijakan. Kalau mau masyarakat taat, hapus itu pungli, mudahkan aksesnya, jadi jangan hanya basa basi saja,” pungkasnya.

Dia memgatakan, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan Samsat, khususnya dalam memastikan kemudahan akses, transparansi biaya, serta menutup celah praktik percaloan. Selain itu, digitalisasi layanan dan integrasi data kependudukan dinilai dapat menjadi solusi untuk menghindari ketergantungan pada KTP fisik.

“Masyarakat berharap, ke depan pelayanan pajak kendaraan dapat lebih sederhana, transparan, dan bebas dari pungutan di luar ketentuan resmi, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi pelayanan dapat terus meningkat,” tuturnya.

Sementara, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah secara gamblang menyebutkan, Pemprov Banten tidak akan merubah kebijakan. Pembayaran PKB harus menggunakan KTP pemilik pertama, apabila belum dilakukan balik nama.

“Enggak bisa, pertimbangannya banyak, salah satunya supaya enggak ada oknum yang memanfaatkan untuk tindak kejahatan. Bagaimana kalau motornya dimaling, jadi pertimbangannya banyak,” klaimnya. (adib)

Tags: Kasus Dugaan Pungli MarakMasyarakat BantenSamsat Se-BantenUrus Pajak Dipersulit
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel

Jumat, 11 Sep 2026 15:42 WIB
KERING -- Pengunjung saat menikmati suasana Kampung Somang, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, yang kini kering akibat menyusutnya Waduk Karian. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata

Jumat, 11 Sep 2026 14:39 WIB
BERBINCANG -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berbincang dengan seorang keluarga jurnalis yang masih menunggu proses pencarian. (ISTIMEWA)
Banten Region

Temui Keluarganya, Bupati Dewi Berharap Semuanya Tak Berhenti Berdoa

Jumat, 11 Sep 2026 13:50 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN: Gubernur Banten Andra Soni, ikut bergabung melakukan pencarian rombongan wartawan yang dikabarkan hilang.. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Gubernur Banten Ikut Langsung Dalam Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK

Jumat, 11 Sep 2026 13:28 WIB
MEMANTAU -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, memantau langsung proses pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal, yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Hari Keempat Pencarian, Bupati Dewi Imbau Masyarakat Hindari Informasi Hoax

Jumat, 11 Sep 2026 13:16 WIB
DOA BERSAMA -- Para wartawan yang tergabung dalam SMSI - PWI Kabupaten Pandeglang, beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang, menggelar doa bersama, di Sekber Cikupa, Kecamatan Pandeglang, Kamis (10/9/2026) malam. (ISTIMEWA)
Banten Region

Lautan Doa di Pandeglang Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Jumat, 11 Sep 2026 12:57 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Rabu, 9 Sep 2026 21:13 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB

Mahasiswa UIN Jakarta Demo, Desak Dugaan Korupsi Diusut

Kamis, 10 Sep 2026 22:58 WIB
Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Selasa, 8 Sep 2026 08:21 WIB
Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Minggu, 6 Sep 2026 20:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.