SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pandeglang, beberapa hari terakhir, menyebabkan salah satu rumah warga di Kampung Batu Lawang, Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, roboh dan tidak bisa ditenpati.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka – luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, pemilik rumah mengalami kerugian materil ditaksir hingga puluhan juta rupiah.
Pemilik rumah, Dedi Suhadi (57) mengatakan, peristiwa robohnya rumah itu terjadi pada Selasa (14/4/2026) lalu. Rumah miliknya mengalami kerusakan yang cukup parah, terutama di bagian atap dan dinding.
“Atap ruang tamu ambruk semua, dinding pada retak. Itu juga samping rumah udah pake penyangga, takut roboh lagi,” katanya, kepada wartawan, Senin (20/4/2026).
Diketahui, Dedi hidup sebatang kara. Istrinya meninggal dunia, 6 tahun lalu, kini ia hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya tersebut. Penghasilannya sebagai buruh serabutan, hanya cukup untuk makan sehari-hari.
“Boro-boro mau benerin rumah, buat makan saja susah,” tandasnya.
Baca Juga: 4 Rumah Warga Labuan Pandeglang Ludes Terbakar
Untuk sementara, Dedi memilih mengungsi ke rumah tetangganya, sesekali ia tidur di gubuk yang tak jauh dari rumahnya. Dedi memiliki 3 anak, namun masing-masing sudah berumah tangga dan tinggal terpisah.
“Kalau saya tinggal di rumah ini terus, takut nanti roboh lagi. Jadi sementara, saya ngungsi di rumah tetangga saja, atau di saung di deket sawah sana untuk sekedar tidur mah,” tukasnya.
Dedi berharap, mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah atau pihak dermawan, untuk perbaikan rumahnya itu. Agar dirinya bisa kembali menempati rumah, yang sudah 30 tahun ia tempati.
“Saya mohon, tolong bantu saya. Saya gak muluk-mukuk, saya cuma pengen rumah saya bener lagi,” harapnya.
Terpisah, Ketua RW setempat, Haerudin mengaku, sudah mengajukan proposal perbaikan melalui kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah daerah. Namun, belum juga ada tindaklanjutnya.
“Untuk sementara, saya dan warga membantu semampunya dan dengan seadanya, mungkin dengan tenaga dan bahan-bahan bangunan seadanya. Yang terpenting, rumah pak Dedi diperbaiki dulu pelan-pelan,” ucapnya.
Baca Juga: Petani Gunung Karang Pandeglang Resah Akibat Harga Jual Sayuran Anjlok
Ia juga berharap, ada kepedulian dan kekompakan dari warga di lingkungan sekitar membantu menyelesaikan pembangunan rumah Dedi. Walaupun tidak membantu bahan material, paling tidak dengan tenaganya.
“InsyaAllah ada jalan terbaik untuk korban, jadi rumahnya dapat dibangun dan ditempati lagi,” imbuhnya. (mardiana)
