Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Ekonomi Kencang, Rupiah Tertekan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 23 Apr 2026 16:14 WIB
Rubrik Bisnis, Nasional
Ekonomi Kencang, Rupiah Tertekan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat berbicara dalam konferensi pers di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, di Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Pemerintah percaya diri ekonomi Indonesia masih akan melaju kencang di awal 2026. Tapi di saat yang sama, rupiah justru terseret melemah hingga menembus Rp 17.300 per dolar AS.

Dorongan pertumbuhan terlihat dari belanja negara dan konsumsi masyarakat yang menguat selama Ramadan dan Lebaran. Namun di pasar keuangan, tekanan belum juga reda, mencerminkan kuatnya pengaruh faktor global terhadap perekonomian domestik.

Optimisme terhadap ekonomi kuartal I tetap berada di jalur positif disuarakan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Konsumsi rumah tangga disebut menjadi penopang utama, terutama saat momen hari besar keagamaan, ditambah penyaluran tunjangan hari raya (THR) dan percepatan belanja pemerintah.

“Pertumbuhan di triwulan pertama cukup baik, ditopang konsumsi rumah tangga, penyaluran THR, serta akselerasi belanja dan stimulus yang mencapai Rp 809 triliun,” kata Airlangga di Kantor BKPM, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dorongan ini juga tercermin dari sisi anggaran negara. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,5 persen. Jika terealisasi, angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 4,9 persen. Namun, angka resmi masih menunggu rilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Dari sisi fiskal, belanja negara hingga kini telah mencapai Rp 815 triliun atau sekitar 31,4 persen dari target tahunan. Sementara itu, pendapatan negara tumbuh 10,5 persen menjadi Rp 574,9 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor perpajakan.

Baca Juga: Polres Tangsel Selidiki Kasus 340 Ribu Dolar Singapura Palsu

Pemerintah juga masih mengandalkan investasi sebagai salah satu penggerak utama ekonomi, dengan target mencapai Rp 2.041,3 triliun sepanjang tahun ini. Pada kuartal berikutnya, pemerintah akan mencari berbagai upaya untuk menopang pertumbuhan ekonomi, seperti pembayaran gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Juni mendatang hingga program jaring pengaman sosial (social safety net).

“Pembayaran gaji ke-13 di bulan Juni dan program social safety net tetap berjalan. kita melihat salah satu utama yang bisa mendongkrak sektornya Menteri Investasi, atau investasi,” imbuh Airlangga.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

Jumat, 4 Sep 2026 13:00 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB

Sejumlah indikator makro masih memberi ruang optimisme. Suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen, neraca perdagangan mencatat surplus selama 70 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa tetap kuat di kisaran US$ 148,2 miliar.

Namun di sisi lain, tekanan mulai terlihat di pasar keuangan. Rupiah pada Kamis (23/4) sempat menyentuh Rp 17.300 per dolar AS, melemah dibandingkan hari sebelumnya dan melampaui asumsi APBN di level Rp 16.500. Berdasarkan data Bloomberg, pelemahan terjadi sekitar 0,7 persen dalam perdagangan harian.

Airlangga menilai tekanan terhadap rupiah lebih dipengaruhi kondisi global, termasuk gejolak di kawasan dan ketidakpastian pasar. “Berbagai mata uang di regional juga bergejolak,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah akan terus memantau perkembangan tersebut, sementara stabilitas nilai tukar menjadi kewenangan Bank Indonesia. “Kita monitor saja. Itu tugasnya BI menjaga.”

Baca Juga: Laos vs Indonesia, Demi Jaga Kans Lolos

Bank Indonesia mengakui tekanan terhadap rupiah meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan pelemahan ini masih sejalan dengan tren kawasan, dengan penurunan sekitar 3,54 persen sejak awal tahun.

Menurut Destry, ketidakpastian global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah, menjadi salah satu faktor utama yang menekan nilai tukar. Untuk merespons kondisi tersebut, BI memperkuat intervensi di berbagai pasar, baik di offshore maupun domestik, serta melakukan pembelian surat berharga negara di pasar sekunder.

“Langkah stabilisasi dilakukan secara konsisten,” kata Destry.

Cadangan devisa tercatat tetap kuat di level US$ 148,2 miliar pada akhir Maret 2026. BI menegaskan akan terus hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah secara konsisten dan terukur. (rmg/xan)

Tags: dolardomestikekonomiIndonesiaRupiah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

UMKM Serbu Akses Permodalan Dana Bergulir dari Pemkab Tangerang
Bisnis

UMKM Serbu Akses Permodalan Dana Bergulir dari Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 20:17 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Warga Komplek Nusa Indah Tolak SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya

Dindikbud Tangsel Buka Ruang Kompromi, Dishub Kaji Amdal Lalin SMPN 25

Jumat, 4 Sep 2026 07:30 WIB
MEMASANG GARIS POLISI : Personel KBR Satbrimob Polda Banten memasang garis polisi atau police line di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Dugaan Limbah B3 di Cikande Kabupaten Serang, Tim KBR Brimob Diterjunkan

Rabu, 2 Sep 2026 16:50 WIB

Perlintasan Sebidang Akses Pasar Rangkasbitung Ditutup Permanen

Jumat, 4 Sep 2026 12:39 WIB
Pemkot Tangerang Diminta Segera Normalisasi Drainase untuk Mitigasi Banjir

Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 09:18 WIB
80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

Sabtu, 5 Sep 2026 08:04 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.